Jadi Pusat Metabolisme Tubuh, Jaga Selalu Kesehatan Liver Anda
Sabtu, 13 November 2021 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
Apabila beberapa tanda tersebut telah Anda kenali, segeralah menjumpai dokter untuk berkonsultasi, terlebih jika termasuk dalam golongan berisiko tinggi seperti memiliki riwayat hepatitis B, kecanduan alkohol, menderita diabetes tipe 2, atau obesitas.
Kendati demikian, kita memiliki banyak kesempatan untuk merawat liver kita agar tetap terjaga. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi zat aktif yang ada di dalam temulawak yaitu curcumin.
"Curcumin adalah salah satu bahan aktif dalam temulawak, yang memiliki banyak manfaat yang sudah teruji klinis dan terbukti dalam sejumlah penelitian dan jurnal ilmiah, yang utama untuk liver, menurunkan kadar lemak darah, antiinflamasi, antikanker, dan kandungan antioksidannya jauh lebih tinggi dibanding vit. C dan vit. E," ujar Drs. Bambang Rijanto, Apt., Quality Manager PT Helmigs Prima Sejahtera Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/11/2021).
"Selain itu, sebagian besar yang mengonsumsi rutin Curcumin, SGOT dan SGPT-nya hasilnya baik, bahkan dalam beberapa kasus penyakit berat seperti kanker, Curcumin ini berperan besar dalam proses menekan perkembangan sel kanker dan menjaga kondisi tetap fit setelah kemoterapi, sehingga tingkat kesembuhan tinggi," jelasnya.
Selain itu curcumin juga bisa mencegah sembelit, sebagai anti-aging, membantu meringankan efek samping setelah kemoterapi, hepatitis, membantu mencegah badai sitokin termasuk mengatasi dan menyembuhkan gejala Covid-19, bahkan antidiabetes.
Kendati demikian, kita memiliki banyak kesempatan untuk merawat liver kita agar tetap terjaga. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi zat aktif yang ada di dalam temulawak yaitu curcumin.
"Curcumin adalah salah satu bahan aktif dalam temulawak, yang memiliki banyak manfaat yang sudah teruji klinis dan terbukti dalam sejumlah penelitian dan jurnal ilmiah, yang utama untuk liver, menurunkan kadar lemak darah, antiinflamasi, antikanker, dan kandungan antioksidannya jauh lebih tinggi dibanding vit. C dan vit. E," ujar Drs. Bambang Rijanto, Apt., Quality Manager PT Helmigs Prima Sejahtera Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/11/2021).
"Selain itu, sebagian besar yang mengonsumsi rutin Curcumin, SGOT dan SGPT-nya hasilnya baik, bahkan dalam beberapa kasus penyakit berat seperti kanker, Curcumin ini berperan besar dalam proses menekan perkembangan sel kanker dan menjaga kondisi tetap fit setelah kemoterapi, sehingga tingkat kesembuhan tinggi," jelasnya.
Selain itu curcumin juga bisa mencegah sembelit, sebagai anti-aging, membantu meringankan efek samping setelah kemoterapi, hepatitis, membantu mencegah badai sitokin termasuk mengatasi dan menyembuhkan gejala Covid-19, bahkan antidiabetes.
Lihat Juga :