Kasus Covid-19 Meledak di Eropa dan Amerika Serikat, Vaksin Booster Digencarkan

Kamis, 25 November 2021 - 16:57 WIB
Kasus Covid-19 Meledak di Eropa dan Amerika Serikat, Vaksin Booster Digencarkan
Negara-negara di Eropa kini ditetapkan sebagai pusat pandemi yang akhirnya kembali mendorong pemberlakukan lockdown. / Foto: ilustrasi/euronews
A A A
JAKARTA - Eropa menjadi negara dengan kasus baru Covid-19 terbanyak di dunia. Bahkan, negara-negara Eropa kini ditetapkan sebagai pusat pandemi yang akhirnya kembali mendorong pemberlakukan lockdown.

Sejumlah negara dengan kasus baru Covid-19 super tinggi adalah Slovakia, Republik Ceko, Belanda, dan Hongaria. Selain Eropa, Amerika Serikat pun mengalami kondisi yang tak jauh berbeda. Negara Paman Sam itu melaporkan 23 persen kenaikan kasus baru Covid-19 .

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC) dan Badan Kesehatan Masyarakat Uni Eropa pun merekomendasikan pelaksanaan vaksinasi booster untuk semua orang dewasa, dengan kelompok prioritas usia 40 tahun ke atas. Sebelumnya, target booster diberikan untuk lansia dan orang dengan sistem imunitas rendah.

Baca juga: Ini 5 Langkah Mudah agar Anda Tetap Tampak Awet Muda

"Bukti dari Israel dan Inggris menjelaskan bahwa vaksin booster mampu secara signifikan meningkatkan perlindungan terhadap infeksi dan penyakit parah di semua kelompok umur dalam jangka pendek," terang laporan ECDC seperti dikutip MNC Portal dari Reuters, Kamis (25/11/2021).

Beberapa negara Uni Eropa sejatinya sudah melakukan penyuntikan vaksin booster ke masyarakatnya, tetapi menggunakan kriteria yang berbeda, mulai dari kelompok prioritas hingga waktu interval vaksin boosternya.



Kepala ECDC, Andrea Ammon mengatakan bahwa vaksin booster memberikan efek perlindungan terhadap infeksi yang disebabkan oleh berkurangnya kekebalan. Vaksin dosis ketiga juga mengurangi penularan dalam populasi dan mencegah rawat inap, serta kematian.

Ammon menyarankan agar negara-negara Eropa dengan tingkat vaksinasi rendah untuk mempercepat penyuntikan untuk menurunkan risiko lonjakan kasus Covid-19 yang semakin parah.

Di sisi lain, Kepala Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan, Eropa sebagai pusat pandemi dan memperingatkan adanya rasa aman yang palsu yang ditawarkan vaksin Covid-19.

Baca juga: Enggak Nanggung-Nanggung Satu Villa Mewah di Bali Dikosongkan Khusus buat Ria Ricis Bulan Madu

Swedia sendiri akan mulai melakukan vaksinasi booster secara bertahap untuk semua orang dewasa dalam waktu dekat. Sebelumnya, pemerintah sudah menawarkan booster vaksin mRNA pada orang berusia 65 tahun dengan tujuan memperluas suntikan ke kelompok lain.
(nug)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1489 seconds (10.177#12.26)