Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai 14 Desember
Senin, 13 Desember 2021 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama vaksinasi akan dilaksanakan di provinsi dan kabupaten atau kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70 persen dan cakupan vaksinasi Lansia di atas 60 persen.
Sampai saat ini ada sebanyak 8,8 juta jiwa dari 106 kabupaten atau kota dari 11 provinsi yang sudah memenuhi kriteria tersebut. Di antaranya Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali.
Sementara itu, vaksin yang akan digunakan adalah Sinovac yang sudah mempunyai Emergency Use Autorization (EUA). Sebanyak 6,4 juta dosis vaksin Sinovac akan digunakan hingga akhir Desember 2021.
Baca Juga: Diabetes Tipe 2, Tanda Gula Darah Tinggi di Jari Kaki yang Akibatkan Amputasi
''Ada 6,4 juta dosis untuk Desember dan kemudian Januari 2022 akan ada tambahan vaksin Sinovac dari Dirjen Farmalkes dan sudah datang, sehingga ini (vaksinasi untuk anak) tidak akan putus,'' ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Maxi mengungkapkan bahwa vaksin sinovac mulai tahun depan hanya akan digunakan untuk anak. Ini menjadi catatan sehingga untuk vaksin non Sinovac akan diprioritaskan untuk sasaran selain anak usia 6 sampai 11 tahun.
Sampai saat ini ada sebanyak 8,8 juta jiwa dari 106 kabupaten atau kota dari 11 provinsi yang sudah memenuhi kriteria tersebut. Di antaranya Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali.
Sementara itu, vaksin yang akan digunakan adalah Sinovac yang sudah mempunyai Emergency Use Autorization (EUA). Sebanyak 6,4 juta dosis vaksin Sinovac akan digunakan hingga akhir Desember 2021.
Baca Juga: Diabetes Tipe 2, Tanda Gula Darah Tinggi di Jari Kaki yang Akibatkan Amputasi
''Ada 6,4 juta dosis untuk Desember dan kemudian Januari 2022 akan ada tambahan vaksin Sinovac dari Dirjen Farmalkes dan sudah datang, sehingga ini (vaksinasi untuk anak) tidak akan putus,'' ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Maxi mengungkapkan bahwa vaksin sinovac mulai tahun depan hanya akan digunakan untuk anak. Ini menjadi catatan sehingga untuk vaksin non Sinovac akan diprioritaskan untuk sasaran selain anak usia 6 sampai 11 tahun.
Lihat Juga :