Ini 3 Kunci Utama Cegah Ancaman Gelombang Ketiga
Kamis, 30 Desember 2021 - 22:13 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi - FKUI, RSUP Persahabatan, dr. Prasenohadi, Sp.P, KIC, Ph.D, menuturkan, ada tiga kunci utama yang harus dilakukan bersama masyarakat dan pemerintah untuk menghadang ancaman terjadinya third wave di Indonesia.
"Sekali lagi, peningkatan cakupan vaksinasi, menjaga protokol kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh dengan meningkatkan gizi, meningkatkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya meningkat imun, jadi hal yang penting dalam mencegah terjadinya gelombang ketiga," jelas dr. Prasenohadi seperti dikutip dari kanal YouTube BNPB, Kamis (30/12/2021).
Dokter ahli tersebut mengingatkan, pandemi Covid-19 adalah masalah bersama. Maka dari itu, kepatuhan semua warga terhadap protokol kesehatan, dan tindakan nyata dari pemerintah jadi kunci penting penanganan pandemi.
Baca juga: Penasaran dengan Keseriusan Pasangan Anda? Yuk, Cari Tahu dengan 4 Cara Berikut Ini
"Kalau masyarakat tetap menjaga prokes, cakupan vaksinasi Covid-19 lebih ditingkatkan. Diharapkan gelombang ketiga enggak terjadi, mudah-mudahan ini tak menjadi kenyataan seperti di Afrika sana. Jadilah agen edukasi untuk masalah Covid-19," pungkasnya.
"Sekali lagi, peningkatan cakupan vaksinasi, menjaga protokol kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh dengan meningkatkan gizi, meningkatkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya meningkat imun, jadi hal yang penting dalam mencegah terjadinya gelombang ketiga," jelas dr. Prasenohadi seperti dikutip dari kanal YouTube BNPB, Kamis (30/12/2021).
Dokter ahli tersebut mengingatkan, pandemi Covid-19 adalah masalah bersama. Maka dari itu, kepatuhan semua warga terhadap protokol kesehatan, dan tindakan nyata dari pemerintah jadi kunci penting penanganan pandemi.
Baca juga: Penasaran dengan Keseriusan Pasangan Anda? Yuk, Cari Tahu dengan 4 Cara Berikut Ini
"Kalau masyarakat tetap menjaga prokes, cakupan vaksinasi Covid-19 lebih ditingkatkan. Diharapkan gelombang ketiga enggak terjadi, mudah-mudahan ini tak menjadi kenyataan seperti di Afrika sana. Jadilah agen edukasi untuk masalah Covid-19," pungkasnya.
(nug)
Lihat Juga :