Libur Tahun Baru, Malang Ajak Wisatawan Tur Keliling Kota dengan Bus Klasik
Sabtu, 01 Januari 2022 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, bus ini didesain sedemikian rupa dengan menonjolkan ciri khas Malang dan bakal difungsikan mulai libur tahun baru 2022.
"Ya ini desainnya prosesnya panjang, karakter-karakter malangan dimasukkan ke sana. Ya tentu kami tidak akan dilombakan tapi dari berbagai masukan kemarin, kan inilah jadinya," tuutrnya.
Sementara, desainer bus Macito, Hasan Muda menyebut, desain bus ini terinspirasi dari banyaknya bangunan-bangunan kuno bernuansa heritage di Kota Malang.
![Libur Tahun Baru, Malang Ajak Wisatawan Tur Keliling Kota dengan Bus Klasik]()
Bus Macito pun mengaplikasikan bentuk bangunan tersebut di ukiran pagar samping penumpang dan bodi bus. Dia mengaku, memerlukan waktu 25 hari ini untuk menyelesaikan desain bus wisata itu.
Baca juga: Studi: Dua Dosis Sinovac Tambah Booster Pfizer Masih Kurang Ampuh Lawan Omicron
"Selain itu juga Kota Malang kota buah-buahan, seperti itu dulu saya coba masukkan untuk background-nya. Selain itu, Malang juga dekat dengan Kerajaan Singosari, jadi saya coba masukkan. Dan terakhir saya coba masukkan unsur Singo Edan dalam desain relief pagarnya. Berdasarkan logo Kota Malang zaman kolonial," jelasnya.
"Ya ini desainnya prosesnya panjang, karakter-karakter malangan dimasukkan ke sana. Ya tentu kami tidak akan dilombakan tapi dari berbagai masukan kemarin, kan inilah jadinya," tuutrnya.
Sementara, desainer bus Macito, Hasan Muda menyebut, desain bus ini terinspirasi dari banyaknya bangunan-bangunan kuno bernuansa heritage di Kota Malang.

Bus Macito pun mengaplikasikan bentuk bangunan tersebut di ukiran pagar samping penumpang dan bodi bus. Dia mengaku, memerlukan waktu 25 hari ini untuk menyelesaikan desain bus wisata itu.
Baca juga: Studi: Dua Dosis Sinovac Tambah Booster Pfizer Masih Kurang Ampuh Lawan Omicron
"Selain itu juga Kota Malang kota buah-buahan, seperti itu dulu saya coba masukkan untuk background-nya. Selain itu, Malang juga dekat dengan Kerajaan Singosari, jadi saya coba masukkan. Dan terakhir saya coba masukkan unsur Singo Edan dalam desain relief pagarnya. Berdasarkan logo Kota Malang zaman kolonial," jelasnya.
(nug)
Lihat Juga :