90 Persen Transmisi Lokal Omicron Terjadi di Jakarta, Menkes Budi: Vaksinasi Booster Jabodetabek Bakal Dipercepat

Minggu, 16 Januari 2022 - 20:20 WIB
loading...
90 Persen Transmisi Lokal Omicron Terjadi di Jakarta, Menkes Budi: Vaksinasi Booster Jabodetabek Bakal Dipercepat
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, 90 persen transmisi lokal varian Omicron terjadi di wilayah Jakarta. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, 90 persen transmisi lokal varian Omicron terjadi di wilayah Jakarta.

Terkait dengan itu, pihaknya akan mempercepat pelaksanaan vaksin booster di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

“Kami sampaikan bahwa sebagian besar lebih dari 90 persen memang transmisi lokal terjadi di DKI Jakarta,” kata Menkes Budi Gunadi seperti dikutip dari konferensi pers virtual, Minggu (16/1/2022).

Demi mempersiapkan hal itu, maka dia merencanakan untuk mempercepat pelaksanaan vaksin booster atau suntikan dosis ketiga bagi warga Jabodetabek.

Baca Juga: Sinovac Luncurkan Vaksin untuk Melawan Omicron Akhir Februari 2022

“Semua rakyat Jakarta dan Jabodetabek akan dipercepat vaksin booster-nya agar mereka siap kalau nanti gelombang Omicron naik secara cepat dan tinggi,” ujarnya.



Selain pelaksanaan vaksin booster, berbagai upaya lainnya juga terus dilakukan untuk menangani gelombang Omicron. Terlebih saat ini sudah lebih dari 500 orang yang terinfeksi Omicron di Indonesia.

“Beberapa hal yang menjadi arahan presiden adalah tidak usah panik tapi hati-hati dan waspada. Protokol kesehatan harus ditingkatkan dan penggunaan PeduliLindungi juga harus diperketat," tambah dia.

Baca Juga: Omicron Melonjak, BOR Rumah Sakit di Jakarta Tembus 19% dan ICU 5%

Selain itu, sambung dia, testing, tracing, dan isolasi terpusat juga harus kembali ditingkatkan.

“Masyarakat dianjurkan untuk tidak berkerumun dan tidak melakukan mobilitas yang terlampau banyak untuk mencegah bertambahnya kasus transmisi lokal,” tukasnya.
(hri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1428 seconds (11.252#12.26)