Penderita Kolesterol Tinggi Harus Batasi Konsumsi Nasi Putih, Ini Alasannya
Minggu, 30 Januari 2022 - 15:33 WIB
loading...
Penderita kolesterol harus membatasi mengkonsumsi telalu banyak nasi putih, karena mengandung karbohidrat jenis refined grain (serealia giling). Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
JAKARTA - Penderita kolesterol haruskah menghindari telalu banyak makan nasi putih ? Pertanyaan itu banyak dilontarkan masyarakat yang merasa khawatir terkait pantangan makanan yang dapat memicu kadar kolesterol naik.
Sekadar diketahui, kolesterol merupakan jenis lemak yang berguna bagi tubuh. Akan tetapi jika kadar di dalam tubuh terlalu tinggi, maka kolesterol akan menumpuk di pembuluh darah dan mengganggu aliran darah dan berakibat menjadi penyakit yang mengancam tubuh Anda.
Serat dan lemak sehat jantung dari makanan seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, polong-polongan, biji-bijian, dan ikan dapat membantu level Anda tetap dalam kisaran yang sehat. Secara khusus, asupan serat yang cukup dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 10 persen.
Dilansir dari laman The Health, jika Anda memiliki kolesterol tinggi, American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi asupan lemak jenuh dari makanan seperti daging dan produk susu hingga tidak lebih dari 5–6 persen kalori harian Anda atau 11–13 gram untuk seseorang yang makan 2.000 kalori per harinya.
Baca Juga: Konsumsi Kuning Telur Picu Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya
Sementara itu nasi adalah salah satu sumber kalori yang sebenarnya dibutuhkan oleh manusia, karena akan membantu menambah energi. Akan tetapi ada anggapan, bahwa penderita kolesterol tinggi sebaikny menghindari nasi. Benarkah?
Dilansir dari berbagai sumber, nasi putih merupakan karbohidrat jenis refined grain (serealia giling), yakni jenis karbohidrat yang sudah mengalami serangkaian proses yang panjang. Sehingga kandungan seratnya menjadi rendah, kemudian berakibat nasi putih hanya membutuhkan waktu sebentar untuk dapat diserap oleh tubuh.
Sekadar diketahui, kolesterol merupakan jenis lemak yang berguna bagi tubuh. Akan tetapi jika kadar di dalam tubuh terlalu tinggi, maka kolesterol akan menumpuk di pembuluh darah dan mengganggu aliran darah dan berakibat menjadi penyakit yang mengancam tubuh Anda.
Serat dan lemak sehat jantung dari makanan seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, polong-polongan, biji-bijian, dan ikan dapat membantu level Anda tetap dalam kisaran yang sehat. Secara khusus, asupan serat yang cukup dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 10 persen.
Dilansir dari laman The Health, jika Anda memiliki kolesterol tinggi, American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi asupan lemak jenuh dari makanan seperti daging dan produk susu hingga tidak lebih dari 5–6 persen kalori harian Anda atau 11–13 gram untuk seseorang yang makan 2.000 kalori per harinya.
Baca Juga: Konsumsi Kuning Telur Picu Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya
Sementara itu nasi adalah salah satu sumber kalori yang sebenarnya dibutuhkan oleh manusia, karena akan membantu menambah energi. Akan tetapi ada anggapan, bahwa penderita kolesterol tinggi sebaikny menghindari nasi. Benarkah?
Dilansir dari berbagai sumber, nasi putih merupakan karbohidrat jenis refined grain (serealia giling), yakni jenis karbohidrat yang sudah mengalami serangkaian proses yang panjang. Sehingga kandungan seratnya menjadi rendah, kemudian berakibat nasi putih hanya membutuhkan waktu sebentar untuk dapat diserap oleh tubuh.
Lihat Juga :