Perlukah Anak-Anak Divaksin Booster? Begini Jawaban Dokter Spesialis Anak
Kamis, 10 Maret 2022 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk anak masih dalam penelitian oleh produsen booster atau negara lainnya. Sehingga belum cukup bukti untuk pemberian booster pada anak, belum ada penelitiannnya," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga mennyampaikan perihal pencegahan Long Covid-19. Perlu perhatian orang tua memahami gejala Covid-19. Biasanya masa infeksi atau menetapnya gejala-gejala tersebut mampu bertahan hingga 10 hari bagi varian Omicron.
Jika anak mengalami gejala setelah hasil dari swabnya negatif, maka perlu melakukan pengecekan secara rutin setiap bulan setelah sembuh atau segera dibawa ke dokter bila masih mengalami gejala. Untuk mengantisipasi perburukan pada anak akibat Covid-19.
Baca juga: Tarik Pernyataan Terlibat di Paris Fashion Week, HMNS Ngaku Salah
"Maka perlu pemeriksaan ke dokter, makanya saya sarankan setiap bulan dicek kesehatan secara berkala seperti setelah 3 bulan dari Covid-19," pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga mennyampaikan perihal pencegahan Long Covid-19. Perlu perhatian orang tua memahami gejala Covid-19. Biasanya masa infeksi atau menetapnya gejala-gejala tersebut mampu bertahan hingga 10 hari bagi varian Omicron.
Jika anak mengalami gejala setelah hasil dari swabnya negatif, maka perlu melakukan pengecekan secara rutin setiap bulan setelah sembuh atau segera dibawa ke dokter bila masih mengalami gejala. Untuk mengantisipasi perburukan pada anak akibat Covid-19.
Baca juga: Tarik Pernyataan Terlibat di Paris Fashion Week, HMNS Ngaku Salah
"Maka perlu pemeriksaan ke dokter, makanya saya sarankan setiap bulan dicek kesehatan secara berkala seperti setelah 3 bulan dari Covid-19," pungkasnya.
(nug)
Lihat Juga :