Ini 5 Negara yang Melarang Bos Menghubungi Karyawan di Luar Jam Kerja
Jum'at, 25 Maret 2022 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu contoh perusahaan yang memberlakukan aturan ini adalah Volkswagen (VW). VW yang dikenal sebagai produsen mobil antik bahkan mempunyai aturan bahwa bos dilarang mengirim email berkaitan dengan pekerjaan 30 menit sebelum jam kerja berakhir.
Karyawan juga memiliki hak untuk tidak membalas pesan atau email berkaitan dengan pekerjaan di luar jam kerja. Sama seperti Spanyol, karyawan di Jerman berhak mematikan ponsel jika sedang berada di luar jam kerja.
Orang Jerman termasuk yang sangat ketat tentang aturan ini. Aturan ini berlaku sejak 2014. Maka, jangan heran jika kita bekerja dengan orang Jerman, mereka tidak akan membalas pesan atau email yang berhubungan dengan pekerjaan di luar jam kerja.
Orang Jerman menyebut pemisahan waktu kerja dan waktu pribadi dengan istilah Feireabend. Feierabend bisa diartikan waktunya berhenti bekerja atau waktu istirahat. Istilah Feireabend ini membuat orang Jerman sangat produktif ketika jam kerja, namun tidak akan membalas hal yang berkaitan dengan pekerjaan di luar jam kerja.
5. Korea Selatan
Korea Selatan dikenal sebagai negara yang gila kerja. Korea Selatan bahkan menjadi salah negara yang warganya memiliki tingkat stres tertinggi di dunia karena tekanan pekerjaan yang sangat besar.
Baca juga: Krisis Moneter 1998 Nyaris Robohkan Bisnis Salon Rudy Hadisuwarno
Sejak Juli 2021, Korea Selatan memberlakukan aturan jam kerja selama seminggu adalah 51 jam. Di luar jam kerja, para karyawan memiliki hak untuk privasi dan keluarga sehingga mereka boleh tidak membalas pesan atau email yang berhubungan dengan pekerjaan kantor di luar jam kerja.
Karyawan juga memiliki hak untuk tidak membalas pesan atau email berkaitan dengan pekerjaan di luar jam kerja. Sama seperti Spanyol, karyawan di Jerman berhak mematikan ponsel jika sedang berada di luar jam kerja.
Orang Jerman termasuk yang sangat ketat tentang aturan ini. Aturan ini berlaku sejak 2014. Maka, jangan heran jika kita bekerja dengan orang Jerman, mereka tidak akan membalas pesan atau email yang berhubungan dengan pekerjaan di luar jam kerja.
Orang Jerman menyebut pemisahan waktu kerja dan waktu pribadi dengan istilah Feireabend. Feierabend bisa diartikan waktunya berhenti bekerja atau waktu istirahat. Istilah Feireabend ini membuat orang Jerman sangat produktif ketika jam kerja, namun tidak akan membalas hal yang berkaitan dengan pekerjaan di luar jam kerja.
5. Korea Selatan
Korea Selatan dikenal sebagai negara yang gila kerja. Korea Selatan bahkan menjadi salah negara yang warganya memiliki tingkat stres tertinggi di dunia karena tekanan pekerjaan yang sangat besar.
Baca juga: Krisis Moneter 1998 Nyaris Robohkan Bisnis Salon Rudy Hadisuwarno
Sejak Juli 2021, Korea Selatan memberlakukan aturan jam kerja selama seminggu adalah 51 jam. Di luar jam kerja, para karyawan memiliki hak untuk privasi dan keluarga sehingga mereka boleh tidak membalas pesan atau email yang berhubungan dengan pekerjaan kantor di luar jam kerja.
(nug)
Lihat Juga :