Ini Alasan Kemenkes Akan Jadikan Vaksinasi HPV sebagai Program Nasional
Jum'at, 22 April 2022 - 13:23 WIB
loading...
DKI Jakarta mengawali pemberian vaksin HPV untuk cegah kanker serviks di Indonesia, dan setahun berikutnya di Yogyakarta, kemudian di Surabaya pada 2018. / Foto: dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia sejak 2016 sudah mulai menyuntikkan vaksin HPV atau human papillomavirus. Kala itu, vaksinasi untuk mencegah kanker serviks tersebut dilakukan di DKI Jakarta.
DKI Jakarta mengawali pemberian vaksin HPV untuk cegah kanker serviks di Indonesia. Setahun berikutnya, diikuti Yogyakarta, kemudian di Surabaya pada 2018.
Masih belum berhenti, pada 2019 vaksin HPV difokuskan di Manado dan Makassar. Selanjutnya, Karang Anyar dan Sukoharjo pada 2020. Satu tahun kemudian, giliran Kediri dan Lamongan. Dan di tahun ini akan fokus di Jawa-Bali dan sebagian provinsi di Sulawesi.
Baca juga: Kemenkes Gratiskan Vaksin Kanker Serviks untuk Semua Orang Tahun Ini
Dengan telah disuntikkan sejak 2016, apa hasil yang dicatat Kemenkes terkait penggunaan vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks?
DKI Jakarta mengawali pemberian vaksin HPV untuk cegah kanker serviks di Indonesia. Setahun berikutnya, diikuti Yogyakarta, kemudian di Surabaya pada 2018.
Masih belum berhenti, pada 2019 vaksin HPV difokuskan di Manado dan Makassar. Selanjutnya, Karang Anyar dan Sukoharjo pada 2020. Satu tahun kemudian, giliran Kediri dan Lamongan. Dan di tahun ini akan fokus di Jawa-Bali dan sebagian provinsi di Sulawesi.
Baca juga: Kemenkes Gratiskan Vaksin Kanker Serviks untuk Semua Orang Tahun Ini
Dengan telah disuntikkan sejak 2016, apa hasil yang dicatat Kemenkes terkait penggunaan vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks?
Lihat Juga :