Pandemi Baru Takkan Muncul dalam Waktu Dekat, namun WHO Waspadai 11 Penyakit Ini

Jum'at, 03 Juni 2022 - 17:07 WIB
loading...
Pandemi Baru Takkan...
Siti Nadia Tarmizi, juru bicara G20 bidang kesehatan, menuturkan jika tidak ada pandemi baru dalam waktu dekat. / Foto: tangkapan layar Kemenkes
A A A
JAKARTA - Siti Nadia Tarmizi , juru bicara G20 bidang kesehatan, menuturkan jika tidak ada pandemi baru dalam waktu dekat. Meskipun begitu, potensi lahirnya virus baru masih ada.

Hal tersebut bisa dilihat dari merebaknya beberapa penyakit baru yang cukup menyita perhatian dunia, misalnya saja hepatitis akut dan juga cacar monyet.

Dua penyakit itu pun, lanjut Siti Nadia, dipastikan tidak akan menjadi pandemi berikutnya.

Baca juga: Apa Itu Hipertiroid? Penyebab dan Gejalanya Patut Diwaspadai

"Apakah dalam waktu dekat akan muncul pandemi baru? Rasanya tidak. Sebab, kita tahu bersama bahwa belajar dari pengalaman sebelumnya, ketika satu pandemi muncul, hadirnya pandemi baru itu puluhan tahun berikutnya," ungkap Siti Nadia dalam konferensi pers virtual, Jumat (3/6/2022).

Bicara soal potensi cacar monyet dan hepatitis akut sebagai pandemi berikutnya, menurut Siti Nadia, berdasar pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dua penyakit itu sebatas jadi kewaspadaan kita sebagai masyarakat global.

Artinya, dari adanya dua penyakit itu, masyarakat diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Tak hanya itu, higienitas diri dan perilaku hidup yang sehat harus semakin digalakkan semua orang.

"Dalam Disease Outbreak News yang dikeluarkan WHO, sejatinya ada 11 penyakit yang harus diwaspadai dan berpotensi untuk ditingkatkan kewaspadaannya, ya, termasuk di dalamnya hepatitis akut dan cacar monyet tersebut," jelas Siti Nadia.

"Tapi, apakah cacar monyet dan hepatitis akut jadi pandemi berikutnya, jawabannya tidak," lanjutnya.

Di sisi lain, mantan Jubir Kemenkes tersebut menjelaskan bahwa potensi kemunculan virus baru tetap ada. Itu termasuk dalam 11 penyakit yang kini tengah dipantau WHO.

"Penyakit baru atau virus baru akan terus terjadi. Itu bagian dari pertahanan hidup virus, karena itu mereka akan bermutasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru," bebernya.

Oleh karenanya, kata dia, platform GISAID akan dimaksimalkan dan dipergunakan untuk pertukaran informasi mengenai virus yang ditemukan.

Baca juga: Tuberkulosis pada Anak dapat Dicegah, Lakukan Ini Sebelum Jadi Penyakit TB Berat

"Platform GISAID jadi platform sharing informasi dan bagian dari surveilans untuk memantau virus. Bukan hanya terbatas pada virus influenza yang memang banyak sebabkan pandemi, tapi juga jenis virus lain yang juga berbahaya bagi manusia," tutupnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Kasus Hantavirus Ditemukan...
Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Situasi Masih Terkendali
Meski Sudah Dinyatakan...
Meski Sudah Dinyatakan Sembuh Kanker Bisa Muncul Lagi, Ini Penjelasan Dokter
Mengenal Anemia Aplastik,...
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diduga Diderita Istri Pesulap Merah
RSUD Dr. Soetomo Ungkap...
RSUD Dr. Soetomo Ungkap Penyakit yang Perlu Diwaspadai Saat Natal dan Tahun Baru, Apa Saja?
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
4 Fakta Hantavirus yang...
4 Fakta Hantavirus yang Mewabah di Kapal Pesiar MV Hondius, Salah Satunya Belum Ada Obatnya
Kemenkes Soroti Peran...
Kemenkes Soroti Peran Strategis Poltekkes Kemenkes Jakarta II dalam Dies Natalis ke-25
Rekomendasi
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Berita Terkini
Bongkar: Debi Ceper...
Bongkar: Debi Ceper Beberkan Alasan Tetap Bertahan di Dunia Hiburan
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Infografis
Ukraina Gagal Dapatkan...
Ukraina Gagal Dapatkan Jet Tempur Barat dalam Waktu Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved