School Lunch Program Jaring Lebih Banyak Pesantren untuk Perbaiki Gizi para Santri

Sabtu, 25 Juni 2022 - 12:59 WIB
loading...
School Lunch Program...
PT Ajinomoto Indonesia bekerja sama dengan Departemen Gizi Masyarakat IPB dan Kementerian Agama memberikan sharing informasi serta pengalaman dalam mengimplementasikan pilot project SLP. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan status gizi serta memperbaiki perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) anak-anak maupun remaja di Indonesia, sekaligus untuk mengimplementasikan School Lunch Program (SLP) ke lebih banyak pesantren, PT Ajinomoto Indonesia bekerja sama dengan Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor dan Kementerian Agama memberikan sharing informasi serta pengalaman dalam mengimplementasikan pilot project SLP.

Sharing informasi ini dilakukan dalam bentuk webinar, yang diikuti oleh 60 perwakilan pondok pesantren di Jawa Barat. Turut hadir dalam webinar tersebut yaitu perwakilan dari Kemenag, Kasubdit Pendidikan Ponpes Dr. H. Basnan Said MAG.

Menurut Basnan Said, penting bagi kita semua untuk mengonsumsi makanan yang halal dan thoyib. "Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas inisiasi Ajinomoto yang memberikan kesempatan kepada santri sehingga dapat merasakan gizi yang sama dengan anak-anak yang studinya di luar, tapi tinggal di rumah. Sebagaimana kita tahu, santri sebagian besar berasal dari desa, dari kampung, dan kalau kita berbicara tentang masalah pemenuhan gizi, mungkin ada yang tidak terpenuhi," paparnya.

Head of Public Relations Dept PT Ajinomoto Indonesia Grant Senjaya menambahkan, pihaknya memiliki target untuk menurunkan prevalensi status anemia santri di pondok pesantren melalui pemberian makanan bergizi seimbang. Target itu pun perlahan mulai tercapai.

"Setelah kami menyediakan menu yang tinggi kandungan zat besi dan menu sayur yang dimasak dengan mudah serta nikmat menggunakan produk kami, santri mulai makan lebih banyak. Hasilnya, kami mampu mengurangi 8% kejadian anemia di kalangan santri Pondok Pesantren Pertanian Darul Falah Bogor dan 20,9% di Pondok Pesantren Darussalam Bogor," ungkap Grant Senjaya.

"Berangkat dari kisah sukses ini, kami ingin terus kontribusi untuk mengatasi masalah gizi anak di Indonesia,” lanjutnya.

Melalui sosialisasi SLP, PT Ajinomoto Indonesia menginginkan lebih banyak lagi pesantren yang melaksanakan program ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bekal Sehat Anak Sekolah...
Bekal Sehat Anak Sekolah Jangan Asal Kenyang, Perhatikan Komposisi Gizi Seimbang
Begini Cara agar Tinggi...
Begini Cara agar Tinggi Badan Anak Melebihi Orang Tuanya
Stunting hingga Obesitas...
Stunting hingga Obesitas Jadi Masalah Serius, Orangtua Perlu Perhatikan Gizi Anak
Ahli Gizi: Belum Ada...
Ahli Gizi: Belum Ada Urgensi Pelabelan BPA di Galon Guna Ulang
Dokter Gizi Sebut Anak...
Dokter Gizi Sebut Anak Stunting Berisiko Mengalami Penyakit Tidak Menular
Cegah Stunting dan Obesitas...
Cegah Stunting dan Obesitas pada Anak, RSI Kampanyekan Pentingnya Nutrisi 1000 Hari Pertama Kehidupan
Libur Sekolah Tak Boleh...
Libur Sekolah Tak Boleh Hentikan MBG, Gizi Anak Kebutuhan Dasar Negara
Pengasuhan 1.000 Hari...
Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Antara Budaya dan Data
Kepala BGN Sebut Kualitas...
Kepala BGN Sebut Kualitas Gizi Anak-anak Indonesia Meningkat
Rekomendasi
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Berita Terkini
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved