Mi Instan asal Indonesia Dilarang Edar di Taiwan Gara-Gara Mengandung Pestisida

Kamis, 07 Juli 2022 - 15:20 WIB
loading...
Mi Instan asal Indonesia...
Jagat maya tengah dihebohkan dengan kabar merek mi instan asal Indonesia yang dilarang beredar di Taiwan. Pasalnya, mi instan itu diduga mengandung residu pestisida. Foto/TikTok @yrsc7
A A A
JAKARTA - Jagat maya tengah dihebohkan dengan kabar merek mi instan asal Indonesia yang dilarang beredar di Taiwan . Pasalnya, mi instan itu diduga mengandung residu pestisida .

Hal itu diungkapkan oleh akun TikTok @yrsc7. Dalam unggahannya, tampak salah satu stasiun TV Taiwan menyebut bahwa terdapat empat ton produk Mie Sedaap yang dilarang masuk ke negara tersebut. Produk yang dilarang itu salah satunya dalam bentuk kemasan cup dengan lima varian rasa.

"Mie Sedaap dilarang edar di Taiwan karena mengandung pestisida! 4 ton 5 varian rasa ini ditolak masuk Taiwan dan yang sudah masuk semuanya dimusnahkan," tulisnya, dikutip Kamis (7/7/2022).

Baca Juga: Heboh Chenle NCT Dream Jajan Mi Instan di Minimarket Indonesia

Lebih lanjut si pemilik akun membeberkan lima varian rasa Mie Sedaap yang disebut mengandung racun berbahaya bagi tubuh jenis pestisida. Di antaranya rasa soto, rasa baso spesial, rasa korean spicy soup, rasa korean spicy chicken, dan rasa ayam bawang.

"Stop konsumsi!!!!" seru pemilik akun.

Tentu saja unggahan itu langsung menghebohkan jagat maya hingga dibanjiri beragam reaksi netizen. Banyak yang menyangkal kabar tersebut, tak sedikit pula yang menyebut hal ini terjadi karena adanya politik perdagangan.

Mi Instan asal Indonesia Dilarang Edar di Taiwan Gara-Gara Mengandung Pestisida


"Aku mantan kerja di pabrik mie sedap .. setiap proses pembuatan ya tau .. setiap bulan dicek ISSO kalau emang mengandung bhan2 berbahaya pasti knak sanksi," tulis han****.

"Negara2 lain aja gk ada masalah, cuma taiwan doang yang mempermasalahkan mi sedap," komentar juli****.

"Yang kerja di pabrik mie sedap pasti tau keamanan kualitas produk ini selalu di cek tiap bulannya oleh ISSO. ini pasti karena saingan pasar market mi aja," kata rian****.

Baca Juga: 10 Mi Instan Terbaik Versi Chef dan Penulis Kuliner, Mana Favoritmu?

"Udah dikonsumsi lebih dari beberapa tahun tapi alhamdulillah masih sehat wal'afiat," ujar masa****.

"Pestisida yang digunakan di mie sedaap itu sebenarnya memang buat makanan.. cuma kasus di taiwan ini katanya kandungan pestisidanya berlebihan," komentar non****.

Setelah MNC Portal telusuri, berdasarkan informasi dari Otoritas Badan Makanan dan Obat-Obatan Taiwan, produk Mie Sedaap tersebut memang memiliki tingkat kandungan residu pestisida di atas ambang batas dari yang sudah ditetapkan negara setempat. Tapi, bukan hanya produk mi instan dari Indonesia, beberapa produk mi instan dari Filipina dan Jepang pun turut dilarang beredar di Taiwan.

Secara total, Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan telah menolak 19 pengiriman mi instan dengan total 4.431 kilogram (kg). Rinciannya, 4.047 kg mi cup merek Mie Sedaap dari Indonesia dan 327 kg mi cup Lucky Me dari Filipina. Keduanya diimpor oleh Grup Elom Taiwan.

Baca Juga: Apakah Mie Instan Mengandung Kolesterol? Ini Penjelasannya

Mengingat banyaknya pengiriman produk mi instan yang terkontaminasi dari Indonesia, pihak mereka mengatakan bahwa petugas Bea Cukai akan meningkatkan persentase sampel pemeriksaan makanan impor dari Indonesia yang semula 5-10 persen menjadi sekitar 20 persen.

Selain itu, Bea Cukai juga menolak 56,96 kg mi cup Acecook dari Jepang yang diimpor oleh Zhong Xin International Development Co. Tidak hanya mi instan yang ditolak masuk oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan, Camellia Oil dari China dan kantong teh Queen Victoria asal Australia juga dinilai tidak memenuhi kriteria mereka.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan mengatakan, semua produk di bawah standar memang akan dikembalikan atau dihancurkan. Demikian sebagaimana dikutip dari situs Focus Taiwan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivasi Digital Kreatif,...
Aktivasi Digital Kreatif, Spicy Challenge Guncang Kampus UBM
Sering Dijadikan Bekal,...
Sering Dijadikan Bekal, Mi Instan dan Nasi Berbahaya untuk Anak! Ini Penjelasan Dokter
Jadwal Konser FForever...
Jadwal Konser FForever 2026 di Jakarta Dimajukan, Catat Tanggalnya
Tak Hanya Jepang, Ini...
Tak Hanya Jepang, Ini 5 Surga Sakura Asia Paling Menawan
Ngitung Harga Mi sampai...
Ngitung Harga Mi sampai Rp150 Ribu, Azia Bikin Pembeli Syok!
Pagi Sehat Bareng Mi...
Pagi Sehat Bareng Mi Burung Dara 2025, CFD Serentak di Enam Kota, Lihat Keseruannya!
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved