Kampanye #AyoMinumBuah Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Buah bagi Daya Tahan Tubuh
Rabu, 03 Agustus 2022 - 04:30 WIB
loading...
Para narasumber dalam peluncuran kampanye #AyoMinumBuah belum lama ini. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Brand minuman buah Buavita kembali mengedukasi dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi harian buah bagi kesehatan serta daya tahan tubuh melalui kampanye #AyoMinumBuah. Kampanye ini selaras dengan upaya Kementerian Kesehatan untuk menggiatkan konsumsi buah masyarakat Indonesia yang saat ini masih terbilang rendah.
Selama dua dekade terakhir, kemunculan penyakit infeksi baru berupa wabah penyakit menular terus meningkat signifikan, apalagi Indonesia merupakan salah satu ‘hotspot’ di Asia Tenggara dengan risiko pandemik penyakit infeksi baru. Para ahli bahkan memperkirakan lima penyakit baru pada manusia akan muncul setiap tahun, tiga di antaranya bersumber dari binatang atau bersifat zoonosis dengan risiko penularan yang sangat tinggi.
“Melihat berbagai isu kesehatan yang terus berkembang di tengah masyarakat, dan percaya akan kekuatan buah bagi kesehatan serta daya tahan tubuh, kali ini Buavita meluncurkan kampanye #AyoMinumBuah untuk mengedukasi mengenai proporsi konsumsi buah yang ideal kepada masyarakat sehingga mereka terdorong untuk melengkapi kebutuhan harian buah demi daya tahan tubuh yang lebih terjaga, salah satunya dibantu dengan minum jus buah setiap hari,” papar Ari Astuti, Head of Marketing Nutrition Indonesia PT Unilever Indonesia, perusahaan yang menaungi Buavita.
Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Imran Agus Nurali menambahkan, buah berfungsi penting untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Namun nyatanya, konsumsi buah masyarakat masih jauh dari cukup.
"Rata-rata konsumsi buah di Indonesia tahun 2020 baru mencapai 88,56 gram/kapita/hari, bahkan turun sebesar 1,4% dibanding 2019. Menyikapi hal ini, pemerintah giat menyebarluaskan pedoman ‘Isi Piringku’ untuk mengedukasi tentang porsi buah yang ideal, yaitu 1/6 dari isi piring kita atau 2 sampai 3 porsi buah setiap harinya, yang salah satunya dapat dibantu dengan minum jus buah," bebernya.
Untuk diketahui, kampanye #AyoMinumBuah terinspirasi dari hasil studi yang dilakukan Buavita bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor terhadap 100 orang ibu Indonesia.
Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN, yang mengepalai studi tersebut menerangkan, setelah mendapatkan berbagai edukasi secara interaktif dan menjalani tantangan selama 21 hari, ditemukan beberapa perubahan signifikan pada pengetahuan dan perilaku responden terhadap konsumsi buah. Antara lain, rata-rata pengeluaran rumah tangga responden untuk membeli buah (per minggu) telah meningkat sebesar 40%; lebih dari 90% responden yang tadinya hanya mengonsumsi 1 porsi buah per hari telah meningkatkan konsumsi buah hariannya; dan 97,8% responden telah terdorong untuk mewajibkan anak mengonsumsi buah.
Selama dua dekade terakhir, kemunculan penyakit infeksi baru berupa wabah penyakit menular terus meningkat signifikan, apalagi Indonesia merupakan salah satu ‘hotspot’ di Asia Tenggara dengan risiko pandemik penyakit infeksi baru. Para ahli bahkan memperkirakan lima penyakit baru pada manusia akan muncul setiap tahun, tiga di antaranya bersumber dari binatang atau bersifat zoonosis dengan risiko penularan yang sangat tinggi.
“Melihat berbagai isu kesehatan yang terus berkembang di tengah masyarakat, dan percaya akan kekuatan buah bagi kesehatan serta daya tahan tubuh, kali ini Buavita meluncurkan kampanye #AyoMinumBuah untuk mengedukasi mengenai proporsi konsumsi buah yang ideal kepada masyarakat sehingga mereka terdorong untuk melengkapi kebutuhan harian buah demi daya tahan tubuh yang lebih terjaga, salah satunya dibantu dengan minum jus buah setiap hari,” papar Ari Astuti, Head of Marketing Nutrition Indonesia PT Unilever Indonesia, perusahaan yang menaungi Buavita.
Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Imran Agus Nurali menambahkan, buah berfungsi penting untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Namun nyatanya, konsumsi buah masyarakat masih jauh dari cukup.
"Rata-rata konsumsi buah di Indonesia tahun 2020 baru mencapai 88,56 gram/kapita/hari, bahkan turun sebesar 1,4% dibanding 2019. Menyikapi hal ini, pemerintah giat menyebarluaskan pedoman ‘Isi Piringku’ untuk mengedukasi tentang porsi buah yang ideal, yaitu 1/6 dari isi piring kita atau 2 sampai 3 porsi buah setiap harinya, yang salah satunya dapat dibantu dengan minum jus buah," bebernya.
Untuk diketahui, kampanye #AyoMinumBuah terinspirasi dari hasil studi yang dilakukan Buavita bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor terhadap 100 orang ibu Indonesia.
Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN, yang mengepalai studi tersebut menerangkan, setelah mendapatkan berbagai edukasi secara interaktif dan menjalani tantangan selama 21 hari, ditemukan beberapa perubahan signifikan pada pengetahuan dan perilaku responden terhadap konsumsi buah. Antara lain, rata-rata pengeluaran rumah tangga responden untuk membeli buah (per minggu) telah meningkat sebesar 40%; lebih dari 90% responden yang tadinya hanya mengonsumsi 1 porsi buah per hari telah meningkatkan konsumsi buah hariannya; dan 97,8% responden telah terdorong untuk mewajibkan anak mengonsumsi buah.
Lihat Juga :