Ini Alasan Lantai 7 Rusun Lokasi Syuting Pengabdi Setan 2: Communion Dilarang Dimasuki Orang

Minggu, 07 Agustus 2022 - 21:21 WIB
loading...
Ini Alasan Lantai 7 Rusun Lokasi Syuting Pengabdi Setan 2: Communion Dilarang Dimasuki Orang
Sutradara Joko Anwar memilih rumah susun (rusun) sebagai lokasi syuting film Pengabdi Setan 2: Communion. Ada kisah unik dari lokasi syuting film horor tersebut. Foto/Twitter @drhaltekehalte
A A A
JAKARTA - Sutradara Joko Anwar memilih rumah susun (rusun) sebagai lokasi syuting film Pengabdi Setan 2: Communion. Ada kisah unik dari lokasi syuting film horor tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Slamet, Koordinator Keamanan Pasar Sumber Arta, kawasan tempat berdirinya rusun yang menjadi lokasi syuting Pengabdi Setan 2. Dia menyebut, lantai 7 rumah susun sederhana milik (Rusunami) itu dilarang dimasuki orang.

"Jadi, pernah, mungkin orang ODGJ atau apa gitu, langsung lari (ke arah rusun), itu ibu-ibu. Dia bilang, anaknya katanya diculik dan dibawa ke lantai 7," ujar Slamet saat ditemui awak media di kawasan Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini.

"Sebenarnya bukan enggak boleh atau dilarang. Ya karena ada beberapa kejadian seperti itu, mitos-mitos di lantai 7. Salah satunya itu. Iya (takut hal yang tidak diinginkan terjadi)," imbuhnya.

Baca Juga: Mengintip Lokasi Syuting Pengabdi Setan 2: Communion, Rusun yang Pernah Jadi Program 1.000 Tower

Pada saat itu, kata Slamet, wanita yang diduga ODGJ tersebut memaksa masuk ke lantai 7 sambari marah-marah. Meski demikian, Slamet tetap tidak mengizinkannya masuk ke Rusunami. Alasannya, ia khawatir terjadi hal yang tak diinginkan apabila mengizinkan orang tersebut masuk ke area rusun.

"Pokoknya, enggak saya perbolehkan masuk. Takutnya dia yang stres, dia yang lompat," kata Slamet.

Sekadar informasi, film Pengabdi Setan 2: Communion garapan Joko Anwar tayang serentak di bioskop di Indonesia sejak 4 Agustus 2022. Sekuel Pengabdi Setan ini pun menjadi film pertama dari Indonesia sekaligus Asia Tenggara yang menjalani DMR (Digital Remastering) dengan teknologi IMAX.
(tsa)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1731 seconds (10.55#12.26)