Dokter Sarankan Anak Belajar di Kelas dengan Jendela Terbuka, Cegah Penularan Covid-19 Selama PTM
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 17:21 WIB
loading...
Dokter menyarankan anak belajar di kelas dengan jendela terbuka. Cara ini bisa mencegah penularan Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Dokter menyarankan anak untuk belajar di ruang kelas dengan jendela terbuka. Meski tidak nyaman, namun cara ini bisa mencegah penularan Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung.
Ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) dr. Yogi Prawira Sp.A(K) mengatakan ada kunci dalam melindungi kesehatan anak di tengah pandemi yaitu masker dan ventilasi. Khususnya selama anak mengikuti PTM di sekolah.
"Jadi hal utama yaitu masker dan ventilasi itu terpenting," kata dr. Yogi saat media briefing evaluasi PPKM IDAI dan KPAI secara online, Jumat (19/8/2022).
Di mana masker yang digunakan harus menutup hidung sampai dagu. Kemudian, dengan ventilasi kelas di sekolah diminta terbuka agar menjaga sirkulasi udara tetap sehat.
Baca Juga: Kemenkes Ungkap Perkembangan Vaksin Covid-19 mRNA Buatan Lokal
"Sementara ventilasi harus dibuka, jadi harus mengutamakan kesehatan dan kenyamanan. Meskipun banyak orang merasa enggak nyaman jika dibuka jendelanya, tapi jika hanya memilih nyaman, sebaiknya sehat dan juga nyaman," jelas dr. Yogi.
Ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) dr. Yogi Prawira Sp.A(K) mengatakan ada kunci dalam melindungi kesehatan anak di tengah pandemi yaitu masker dan ventilasi. Khususnya selama anak mengikuti PTM di sekolah.
"Jadi hal utama yaitu masker dan ventilasi itu terpenting," kata dr. Yogi saat media briefing evaluasi PPKM IDAI dan KPAI secara online, Jumat (19/8/2022).
Di mana masker yang digunakan harus menutup hidung sampai dagu. Kemudian, dengan ventilasi kelas di sekolah diminta terbuka agar menjaga sirkulasi udara tetap sehat.
Baca Juga: Kemenkes Ungkap Perkembangan Vaksin Covid-19 mRNA Buatan Lokal
"Sementara ventilasi harus dibuka, jadi harus mengutamakan kesehatan dan kenyamanan. Meskipun banyak orang merasa enggak nyaman jika dibuka jendelanya, tapi jika hanya memilih nyaman, sebaiknya sehat dan juga nyaman," jelas dr. Yogi.
Lihat Juga :