Indonesia Akan Gunakan Vaksin Covid-19 Merek Apa untuk Anak di Bawah 6 Tahun?

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 17:42 WIB
loading...
Indonesia Akan Gunakan...
Vaksin Covid-19 untuk anak di bawah 6 tahun sudah diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk segera hadir di Indonesia. / Foto: ilustrasi/dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang bersiap mendatangkan vaksin Covid-19 untuk anak di bawah 6 tahun. Vaksin tersebut tentunya mesti mendapat persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terlebih dahulu.

Vaksin Covid-19 untuk anak di bawah 6 tahun sudah diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk segera hadir di Indonesia. Tapi, mendatangkan vaksin bukan pekerjaan satu-dua malam. Perlu waktu dan analisis panjang untuk akhirnya menyetujui vaksin Covid-19 tersebut ada di Indonesia.

Beberapa hari lalu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin membocorkan vaksin Covid-19 untuk anak di bawah 6 tahun apa yang akan didatangkan ke RI. Namanya vaksin pediatric.

Baca juga: 6 Aneka Bumbu Masak Sasa yang Bisa Jadi Pilihanmu

Vaksin tersebut sudah disetujui oleh dunia, dan Indonesia tengah memasuki fase penjajakan untuk memiliki vaksin tersebut.

Menurut informasi yang tertera di laman Toronto, vaksin pediatric itu sudah mendapat persetujuan untuk dipakai oleh Health Canada. Vaksin pediatric Moderna Spikevax mRNA Covid-19 nama lengkap vaksin tersebut.

Vaksin pediatric itu akan diberikan ke anak usia 6 bulan hingga di bawah 5 tahun. "Ini adalah satu-satunya vaksin yang disahkan di Kanada untuk kelompok usia tersebut," terang laman itu, dikutip MNC Portal, Jumat (26/8/2022).

Di sisi lain, kabar terbaru mengungkapkan bahwa BPOM tengah berupaya mendatangkan vaksin untuk kelompok usia di bawah 6 tahun. Menurut penjelasan Kepala BPOM Penny K. Lukito, ada dua vaksin yang sedang diproses yakni Pfizer dan Sinovac.

Vaksin Pfizer dinilai cocok karena Amerika Serikat, dalam hal ini BPOM AS (FDA), sudah memberikan izin penggunaan vaksin tersebut ke anak usia di bawah 5 tahun.

Menurut laporan NPR, vaksin Covid-19 Pfizer sudah mengantongi izin penggunaan untuk anak di bawah 5 tahun sejak akhir Oktober 2021. Ini menandakan bahwa vaksin tersebut sudah memiliki cukup data untuk dianalisis efektivitas dan keamanan vaksin pada anak di bawah 5 tahun.

Sementara itu, vaksin Sinovac untuk anak di bawah 5 tahun sekalipun sudah memiliki hasil uji klinis, namun tetap perlu menganalisis lebih jauh dari data yang dikumpulkan. Sebab, mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) pada satu vaksin dibutuhkan analisis yang mendalam.

Berdasar informasi yang disampaikan di laman Nature Medicine, vaksin Sinovac telah diujikan ke anak usia 3-5 tahun di Chili. Efektivitasnya pun cukup menjanjikan, memberikan perlindungan yang baik agar anak usia 3-5 tahun tidak sakit parah akibat Covid-19, dirawat inap, maupun masuk ICU.

Baca juga: 5 Daging Hewan Rendah Kolesterol, Aman Dikonsumsi Setiap Hari

"Ini menunjukkan bahwa vaksin CoronaVac (Sinovac) dapat mencegah anak 3-5 tahun alami keseriusan penyakit akibat Covid-19 hingga terjadinya komplikasi. Bahkan, cukup baik memberikan pertahanan terhadap virus," terang laporan studi yang dilakukan sejak 6 Desember 2021 hingga 26 Februari 2022.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Infografis
Pasukan Khusus Iran...
Pasukan Khusus Iran Akan Lakukan Apa Pun untuk Bantu Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved