Catat! Kebutuhan Nutrisi Wanita Setiap Usia Berbeda, Ini Kisarannya

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 13:20 WIB
loading...
Catat! Kebutuhan Nutrisi...
Kebutuhan nutrisi ditentukan oleh pola asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Kendati prinsipnya sama, namun kebutuhan nutrisi tubuh bisa dibedakan. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Kebutuhan nutrisi ditentukan oleh pola asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Kendati prinsipnya sama, namun kebutuhan nutrisi tubuh bisa dibedakan berdasarkan pada jenis kelamin dan usia.

Selain memang dibedakan berdasarkan kondisi fisik tubuh, kebutuhan nutrisi dan tujuannya pun turut berbeda berdasarkan perbedaan jenis kelamin. Untuk wanita sendiri kebutuhan nutrisinya cukup beragam berdasarkan usia.

Senior Director, Worldwide Nutrition Education and Training Herbalife Nutrition Susan Bowerman mengatakan untuk sebagian remaja dapat dengan mudah mengonsumsi makanan seperti pizza, keripik, dan makanan cepat saji lainnya. Akan tetapi ketika seseorang mulai masuk ke jenjang kuliah atau dunia kerja, nutrisi menjadi semakin penting.

Berikut ada beberapa tindakan utama dan kebutuhan nutrisi untuk kesehatan yang optimal pada usia 20-an, 30-an, 40-an dan seterusnya berdasarkan keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (26/8/2022).

Baca Juga: Penting Dipersiapkan! Kebutuhan Nutrisi Sebelum, Saat, dan Sesudah Bersepeda

1. Usia 20-an

Minumlah air yang cukup. Ketika Anda terburu-buru dalam melakukan aktivitas seperti sekolah, pekerjaan, dan kegiatan lainnya, akan mudah lupa menghidrasi tubuh. Bawalah botol air besar setiap saat untuk mencukupi kebutuhan tubuh setidaknya dua liter air per hari.

Bekal camilan yang sehat. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang dewasa berusia 20 hingga 39 tahun mengonsumsi 15,3 persen kalori dari makanan cepat saji atau camilan lainnya. Oleh karena itu perlu melakukan pilihan makanan sehat yang bisa dikonsumsi sebagai bekal camilan.

Nutrisi penting: kalsium dan asam folat. Anda masih membutuhkan pertumbuhan tulang hingga pertengahan usia 20-an. Jaga tulang agar tetap kuat dengan mengonsumsi setidaknya 1.000 mg kalsium setiap hari. Sumber yang baik di antaranya adalah yogurt, susu rendah lemak, atau sarden.

2. Usia 30-an

Perhatikan kalori. Anda tidak bisa makan sekaligus menjaga berat badan seperti saat remaja. Di usia 30-an, metabolisme mulai melambat karena wanita kehilangan massa otot. Konsumsi karbohidrat olahan (roti putih, kue kering) dan minuman manis dengan biji-bijian utuh, produk segar, dan air akan cukup baik untuk menjaga kebutuhan kalori harian.

Nutrisi penting: asam folat dan protein. Lebih banyak wanita menunggu sampai usia 30-an untuk melakukan program hamil pertama mereka. Jika Anda salah satunya, pertahankan asupan asam folat.

Massa otot menurun sekitar 5 persen setiap dekade mulai usia 30-an. Untuk mempertahankannya, tambahkan menu latihan yang lebih kuat ke dalam olahraga Anda dan makan protein dalam jumlah yang cukup, untuk membantu mengurangi kehilangan massa otot.

Baca Juga: 5 Makanan Alternatif Protein Hewani Cocok untuk Diet, Nomor 3 Padat Nutrisi

3. Usia 40-an

Jaga kesehatan hati. Kolesterol dan tekanan darah meningkat saat Anda semakin dekat dengan menopause. Lindungi jantung dengan olahraga teratur dan makanan sehat. Pilihan yang baik di antaranya sayuran hijau, tomat atau buah dan sayuran lainnya.

Nutrisi penting: vitamin D, antioksidan. Perhatikan asupan vitamin D, yang membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal. Hal ini juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh, tingkat energi dan melindungi dari kanker payudara dan usus besar. Pasokan vitamin D dari tubuh akan mulai menurun ketika wanita menginjak usia 40-an.

Antioksidan seperti vitamin A, C dan E mencegah atau menunda kerusakan sel yang berkontribusi terhadap penuaan. Sumber-sumbernya dapat berasal dari paprika merah, jeruk, berry, wortel, ubi jalar dan kacang-kacangan.

4. Usia 50-an

Makan lebih banyak serat. Menurut The National Heart, Lung and Blood Institute, risiko penyakit jantung pada wanita akan semakin meningkat setelah usia 55 tahun. Serat membantu menurunkan kadar kolesterol dan baik untuk kesehatan jantung. Serat juga membuat kenyang lebih lama, yang dapat membantu menjaga berat badan tetap terkendali.

Nutrisi penting: omega 3, B12. Penelitian menunjukkan 10 hingga 30 persen orang di atas usia 50 tahun mengalami penurunan kemampuan untuk menyerap vitamin B12 dari makanan. Pertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen B12 secara teratur.

Tingkatkan asupan asam lemak omega-3 Anda. Kebutuhan akan lemak omega-3 bisa didapatkan dari ikan berlemak seperti salmon, yang kaya akan Omega-3 EPA dan DHA. Kacang kenari juga tinggi akan kandungan asam alfa-linolenat (ALA), omega-3 yang dapat membantu menurunkan kolesterol.

Baca Juga: 6 Nutrisi yang Wajib Dikonsumsi untuk Memperbaiki Suasana Hati

5. Usia 60-an dan Seterusnya

Terus bergerak. Kurang aktivitas dan tuntutan kerja yang lebih sedikit memberi Anda lebih banyak waktu untuk menikmati hidup. Mempelajari bahasa baru, mengikuti kelas senam, atau berlibur dengan pasangan sangat disarankan. Apa pun yang Anda lakukan, pertahankan rutinitas olahraga teratur dan konsultasikan dengan dokter sebelum mempertimbangkan olahraga kardio.

Obat-obatan, metabolisme yang melambat, perubahan persepsi rasa dan faktor-faktor lain berkontribusi pada hilangnya nafsu makan di usia 60-an dan seterusnya. Sambil berfokus pada konsumsi nutrisi yang baik, mulai bereksperimen mencoba menu baru, dan berbagi makanan dengan teman-teman.

Nutrisi penting: semua hal di atas, ditambah probiotik. Kesehatan usus berubah seiring bertambahnya usia. Bakteri baik mulai menurun dan usus kecil mulai tidak bisa menyerap nutrisi. Tambahkan probiotik untuk merangsang pertumbuhan bakteri baik. Sumber makanan termasuk yogurt dan makanan fermentasi seperti asinan kubis dan kimchi.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stres Picu Nafsu Makan...
Stres Picu Nafsu Makan Rendah, Wookey Weight Hadir sebagai Pendamping Nutrisi
Konsumsi 2 Buah Kiwi...
Konsumsi 2 Buah Kiwi sebelum Tidur Bisa Redakan Stres
Nutrisi Tepat di Usia...
Nutrisi Tepat di Usia Emas: Susu dan Bekal Seimbang Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak
Sudah Makan Seimbang?...
Sudah Makan Seimbang? Kalau Belum, Bisa Jadi Tubuhmu Kekurangan Nutrisi Ini!
5 Bahaya Kelebihan Karbohidrat...
5 Bahaya Kelebihan Karbohidrat bagi Kesehatan, Kolesterol Naik hingga Risiko Diabetes
6 Tanda Aneh Tubuh Kekurangan...
6 Tanda Aneh Tubuh Kekurangan Nutrisi, Waspadai Berkedut hingga Sering Menguap
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Dukung Nutrisi si Kecil...
Dukung Nutrisi si Kecil dengan Pengalaman Belanja Menyenangkan Danone Specialized Nutrition
Kenali Perbandingan...
Kenali Perbandingan Susu Kambing Etawa untuk Dukung Aktivitas dan Olahraga
Rekomendasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Berita Terkini
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Infografis
Picu Aritmia Jantung,...
Picu Aritmia Jantung, Ini Efek Samping Minum Teh Jahe Setiap Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved