Awas! Gemuk di Usia Paruh Baya Tingkatkan Peluang Demensia
Rabu, 01 Juli 2020 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Risiko yang lebih tinggi itu tidak tergantung pada faktor-faktor lain seperti usia, pendidikan, status perkawinan, kebiasaan merokok, genetika, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Tidak ada hubungan antara obesitas perut dan demensia yang ditemukan di antara para pria. Tetapi, ketika para peneliti mempertimbangkan berat dan ukuran pinggang secara bersamaan, pria dan wanita obesitas sama-sama memiliki peluang 28% lebih tinggi terkena demensia.
Sebuah studi yang diterbitkan pada Desember 2019 tentang wanita juga mengungkap risiko serupa. (Baca Juga: Perubahan Gaya Hidup Pria untuk Turunkan Tekanan Darah )
Sam Gandy, Associate Director Pusat Penelitian Penyakit Alzheimer di New York, meninjau temuan baru ini. Gandy mengatakan, protein yang terlibat dalam peradangan, penyakit kardiovaskular, dan diabetes tipe 2 yang semuanya merupakan faktor risiko alzheimer dapat berkontribusi pada hubungan antara obesitas dan demensia.
Keith Fargo, Direktur Program Ilmiah dan Penjangkauan di Alzheimer Association mengungkapkan, hubungan antara penyebab mendasar kondisi fisik kronis dan demensia sudah diketahui. "Hubungan antara faktor-faktor risiko kesehatan jantung, seperti diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi serta penurunan kognitif dan demensia telah terbukti dalam penelitian alzheimer ," katanya.
Temuan baru ini menambah keseluruhan bukti yang menghubungkan obesitas dengan risiko demensia yang lebih tinggi.
Sebuah studi yang diterbitkan pada Desember 2019 tentang wanita juga mengungkap risiko serupa. (Baca Juga: Perubahan Gaya Hidup Pria untuk Turunkan Tekanan Darah )
Sam Gandy, Associate Director Pusat Penelitian Penyakit Alzheimer di New York, meninjau temuan baru ini. Gandy mengatakan, protein yang terlibat dalam peradangan, penyakit kardiovaskular, dan diabetes tipe 2 yang semuanya merupakan faktor risiko alzheimer dapat berkontribusi pada hubungan antara obesitas dan demensia.
Keith Fargo, Direktur Program Ilmiah dan Penjangkauan di Alzheimer Association mengungkapkan, hubungan antara penyebab mendasar kondisi fisik kronis dan demensia sudah diketahui. "Hubungan antara faktor-faktor risiko kesehatan jantung, seperti diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi serta penurunan kognitif dan demensia telah terbukti dalam penelitian alzheimer ," katanya.
Temuan baru ini menambah keseluruhan bukti yang menghubungkan obesitas dengan risiko demensia yang lebih tinggi.
(tsa)
Lihat Juga :