6 Tempat Wisata Alam yang Bikin Semakin Jatuh Cinta dengan Indonesia
Rabu, 07 September 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Adapun daya tarik dari desa ini adalah rumah khas berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang. Mbaru diartikan sebagai rumah, dan Niang berarti tinggi dan bulat. Desa ini juga memiliki satu rumah khusus yang dianggap sebagai rumah utama. Rumah ini diisi oleh sekitar delapan kepala keluarga. Selain itu, rumah utama juga dimanfaatkan untuk menyambut para tamu secara adat dan menggunakan bahasa Manggarai. Para tamu bisa menginap secara komunal bersama tamu lainnya di Mbaru Niang.
Selain finansial, pastikan pula kemampuan fisik Anda untuk melakukan perjalanan ke Wae Rebo dalam keadaan baik. Sebab, untuk menuju ke tempat ini, Anda harus mengkombinasikan perjalanan udara dan darat yang cukup panjang. Selain itu, Anda juga harus memastikan beberapa hal lain seperti, membawa perlengkapan tambahan mencakup jaket dan kaos kaki hingga uang tunai lantaran di sana tidak ada mesin ATM.
3. Gunung Bromo, Jawa Timur
![6 Tempat Wisata Alam yang Bikin Semakin Jatuh Cinta dengan Indonesia]()
Foto/Shutterstock Nitish Waila
Keindahan kawasan Gunung Bromo memang sudah terkenal hingga mancanegara. Di tempat ini, biasanya wisatawan menikmati keindahan terbitnya matahari. Paduan warna kuning, oranye dari nuansa matahari terbit dengan kombinasi lanskap hitam dan biru di sekitar Gunung Bromo menjadi pemandangan menarik yang sangat memanjakan mata.
Ketika Anda turun ke bawah kawasan Gunung Bromo, akan melihat kawah pasir terbentang luas di sana. Anda bersama rombongan bisa menyewa mobil Jeep untuk menjelajahi lautan pasir seluas 5.250 hektare di ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut ini. Banyak orang menyebutnya sebagai pasir berbisik lantaran saat tersapu oleh tiupan angin, desiran pasir seolah berbisik dan menyapa orang-orang yang berkunjung.
Gunung Bromo dianggap suci oleh masyarakat setempat yang mendiami kawasan ini, yakni suku Tengger. Salah satu kegiatan tahunan yang dilakukan oleh suku Tengger adalah ritual Yadnya Kasada. Dalam ritual ini, suku Tengger mempersembahkan sesaji binatang ternak dan makanan sebagai bentuk penghormatan kepada para dewa-dewa yang berada di kawasan pegunungan ini. Anda juga akan melihat Pura Luhur Poten yang merupakan pusat ibadah bagi suku Tengger yang mayoritas beragama Hindu.
Jika tertarik ke Gunung Bromo, Anda terlebih dahulu melakukan perjalanan ke Kota Malang atau Surabaya menggunakan pesawat atau transportasi darat seperti bus dan kereta api. Setelah itu, Anda bisa memanfaatkan layanan penyedia paket wisata Bromo, baik private tour maupun open trip menuju kawasan wisata tersebut.
Baca Juga: 5 Tempat dengan Nama Terpanjang di Dunia, Susah Dibaca
4. Banda Neira, Maluku Tengah
![6 Tempat Wisata Alam yang Bikin Semakin Jatuh Cinta dengan Indonesia]()
Foto/Shutterstock Farhankudosan
Di wilayah tenggara Kota Ambon, terdapat sebuah pulau yang begitu eksotik dan memiliki nilai sejarah yang berharga, yakni Banda Neira. Pulau yang tepatnya berada di Kepulauan Banda ini menyimpan kekayaan rempah-rempah yang diperebutkan oleh penjajah. Pada saat itu, Banda Neira dikenal sebagai pusat perdagangan pala dunia. Hal ini yang membuat beberapa negara asing di masa lampau ingin memperebutkan dan menjajah pulau ini.
Anda terlebih dahulu harus berada di Kota Ambon untuk melanjutkan perjalanan ke Banda Neira. Dari Ambon, Anda bisa memilih tiga moda transportasi, yakni menggunakan kapal cepat, menumpang kapal Pelni, atau pesawat perintis. Khusus untuk pesawat perintis, Anda harus memesan tiket jauh-jauh hari karena jadwal yang sangat sedikit dan jumlah penumpang yang terbatas, sekitar 12 orang.
Setibanya di Banda Neira, Anda akan disuguhkan pemandangan yang megah berupa perpaduan bentang laut yang luas dan gunung yang menjulang. Kombinasi alam yang menyatu menjadikan Banda Neira sebagai salah satu paket destinasi komplit.
Selain finansial, pastikan pula kemampuan fisik Anda untuk melakukan perjalanan ke Wae Rebo dalam keadaan baik. Sebab, untuk menuju ke tempat ini, Anda harus mengkombinasikan perjalanan udara dan darat yang cukup panjang. Selain itu, Anda juga harus memastikan beberapa hal lain seperti, membawa perlengkapan tambahan mencakup jaket dan kaos kaki hingga uang tunai lantaran di sana tidak ada mesin ATM.
3. Gunung Bromo, Jawa Timur

Foto/Shutterstock Nitish Waila
Keindahan kawasan Gunung Bromo memang sudah terkenal hingga mancanegara. Di tempat ini, biasanya wisatawan menikmati keindahan terbitnya matahari. Paduan warna kuning, oranye dari nuansa matahari terbit dengan kombinasi lanskap hitam dan biru di sekitar Gunung Bromo menjadi pemandangan menarik yang sangat memanjakan mata.
Ketika Anda turun ke bawah kawasan Gunung Bromo, akan melihat kawah pasir terbentang luas di sana. Anda bersama rombongan bisa menyewa mobil Jeep untuk menjelajahi lautan pasir seluas 5.250 hektare di ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut ini. Banyak orang menyebutnya sebagai pasir berbisik lantaran saat tersapu oleh tiupan angin, desiran pasir seolah berbisik dan menyapa orang-orang yang berkunjung.
Gunung Bromo dianggap suci oleh masyarakat setempat yang mendiami kawasan ini, yakni suku Tengger. Salah satu kegiatan tahunan yang dilakukan oleh suku Tengger adalah ritual Yadnya Kasada. Dalam ritual ini, suku Tengger mempersembahkan sesaji binatang ternak dan makanan sebagai bentuk penghormatan kepada para dewa-dewa yang berada di kawasan pegunungan ini. Anda juga akan melihat Pura Luhur Poten yang merupakan pusat ibadah bagi suku Tengger yang mayoritas beragama Hindu.
Jika tertarik ke Gunung Bromo, Anda terlebih dahulu melakukan perjalanan ke Kota Malang atau Surabaya menggunakan pesawat atau transportasi darat seperti bus dan kereta api. Setelah itu, Anda bisa memanfaatkan layanan penyedia paket wisata Bromo, baik private tour maupun open trip menuju kawasan wisata tersebut.
Baca Juga: 5 Tempat dengan Nama Terpanjang di Dunia, Susah Dibaca
4. Banda Neira, Maluku Tengah

Foto/Shutterstock Farhankudosan
Di wilayah tenggara Kota Ambon, terdapat sebuah pulau yang begitu eksotik dan memiliki nilai sejarah yang berharga, yakni Banda Neira. Pulau yang tepatnya berada di Kepulauan Banda ini menyimpan kekayaan rempah-rempah yang diperebutkan oleh penjajah. Pada saat itu, Banda Neira dikenal sebagai pusat perdagangan pala dunia. Hal ini yang membuat beberapa negara asing di masa lampau ingin memperebutkan dan menjajah pulau ini.
Anda terlebih dahulu harus berada di Kota Ambon untuk melanjutkan perjalanan ke Banda Neira. Dari Ambon, Anda bisa memilih tiga moda transportasi, yakni menggunakan kapal cepat, menumpang kapal Pelni, atau pesawat perintis. Khusus untuk pesawat perintis, Anda harus memesan tiket jauh-jauh hari karena jadwal yang sangat sedikit dan jumlah penumpang yang terbatas, sekitar 12 orang.
Setibanya di Banda Neira, Anda akan disuguhkan pemandangan yang megah berupa perpaduan bentang laut yang luas dan gunung yang menjulang. Kombinasi alam yang menyatu menjadikan Banda Neira sebagai salah satu paket destinasi komplit.
Lihat Juga :