Vaksin Booster di Daerah Langka, IDI: Pemerintah Harus Segera Tindaklanjuti
Selasa, 27 September 2022 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
"Saya rasa ini pernah kami sampaikan juga kepada Kementerian Kesehatan dan ini segera akan ditindaklanjuti, karena penting pada saat respon masyarakat masih tinggi terhadap vaksinasi Booster. Tolong ketersediaannya bisa terjamin, harus ada vaksin yang terdistribusi," jelasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril mengungkapkan kadar antibodi masyarakat yang telah divaksin booster, meningkat sampai 6 kali lipat.
"Pada populasi yang diberikan bosster kadar antibodi ini naik 4-6 kali lipat. Jadi kita berharap semua masyarakat memerlukan dukungan untuk percepatan booster ini," kata dr Mohammad Syahril dalam konferensi pers diChannel YouTube Kementerian Kesehatan, Jumat (16/9/2022).
Sebagai tambahan informasi, hanya 3 daerah atau provinsi yang tinggi capaian vaksinasi boosternya, antara lain Provinsi Bali, DKI Jakarta dan Kepulauan Riau. Bali menempati posisi tertinggi dengan persentase 69,8%, DKI Jakarta dengan 66,0% dan Kepulauan Riau 52,1%.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril mengungkapkan kadar antibodi masyarakat yang telah divaksin booster, meningkat sampai 6 kali lipat.
"Pada populasi yang diberikan bosster kadar antibodi ini naik 4-6 kali lipat. Jadi kita berharap semua masyarakat memerlukan dukungan untuk percepatan booster ini," kata dr Mohammad Syahril dalam konferensi pers diChannel YouTube Kementerian Kesehatan, Jumat (16/9/2022).
Sebagai tambahan informasi, hanya 3 daerah atau provinsi yang tinggi capaian vaksinasi boosternya, antara lain Provinsi Bali, DKI Jakarta dan Kepulauan Riau. Bali menempati posisi tertinggi dengan persentase 69,8%, DKI Jakarta dengan 66,0% dan Kepulauan Riau 52,1%.
(hri)
Lihat Juga :