Lebih dari 150 Ibu-Ibu Belajar Personal Branding Bareng BuddyKu

Kamis, 29 September 2022 - 20:05 WIB
loading...
Lebih dari 150 Ibu-Ibu Belajar Personal Branding Bareng BuddyKu
Personal branding ialah sebuah cara atau strategi untuk membentuk opini masyarakat atau orang lain mengenai nilai yang ada di dalam diri sendiri. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Personal branding ialah sebuah cara atau strategi untuk membentuk opini masyarakat atau orang lain mengenai nilai yang ada di dalam diri sendiri. Hal tersebut saat ini menjadi fokus banyak orang karena dapat berpengaruh besar terhadap persepsi publik atau masyarakat kepada kita, bahkan kepada relasi ataupun pekerjaan.

Pada era digital seperti sekarang ini, pembentukan personal branding ternyata dapat dilakukan dengan media sosial yang kita miliki.

Komunitas Ibu Profesional kembali mengadakan acara webinar bersama BuddyKu , dengan tema "Optimize Your Social Media." Acara tersebut dilakukan kembali dengan antusias yang baik dari para peserta yang membahas mengenai dinamika masyarakat digital membentuk personal brandingnya.

Baca juga: Ini Deretan Momen Sayang-sayangnya Rizky Billar pada Lesti Kejora, Kini Diguncang Isu KDRT

Gambon Nugroho sebagai narasumber yang berprofesi sebagai Executive Producer BuddyKu, memaparkan mengenai dinamika perubahan zaman secara cepat yang membuat lowongan pekerjaan dapat banyak ditemukan secara mudah, karena itu pun saat ini personal branding banyak dilakukan di media sosial.

Siapapun dapat melakukan personal brandingnya, termasuk Ibu-Ibu yang saat ini dinamakan Ibu creator, personal branding yang dapat dimulai dengan membuat konten dari apa yang disukai dan dikuasai. Seperti, membuat masakan karena Ibu-Ibu yang memang senang memasak, ataupun parenting karena sebagai orang tua yang mendidik anak.

Lebih lanjut, Gambon menjelaskan mengenai tips-tips membuat konten dan caranya menjadi konsisten dalam membuat konten. Dengan cara yang mudah yakni membuat konten diwaktu luang secara tetap berkala, lalu dievaluasi setiap bulan. "Ibu-Ibu mungkin bisa membuat 1 konten setiap hari, dengan tema yang sudah tahu akan fokus kemana. Itu juga yang disebut konsisten," ujarnya.

Evaluasi juga patut diperhatikan dalam membuat konten, untuk melihat konten seperti apa yang mendapat engagement lebih, sehingga kedepan dapat membuat konten yang lebih diminati oleh penonton.

Pertanyaan banyak diberikan oleh ibu-ibu karena memperhatikan peluang dan adanya keinginan mereka untuk menjadi content creator. BuddyKu adalah aplikasi membuat konten yang lebih menonjolkan kualitas dari isi konten, bahkan BuddyKu juga memberikan rewards bagi para Ibu-Ibu yang membuat konten.

Baca juga: Marissya Icha Tidak Terkejut Medina Zein Akhirnya Dijatuhi Hukuman 6 Bulan Penjara

Untuk itu, BuddyKu sangat terbuka dan ingin memfasilitasi Ibu-Ibu untuk menjadi pemula atau mulai terjun membuat konten dari sekarang melihat adanya peluang atau potensi industri kreator Indonesia di masa depan yang luar biasa besar.
(nug)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2215 seconds (11.252#12.26)