4 Film Thailand Paling Kontroversial, Nomor 3 Tampilkan Adegan Ranjang yang Nyata

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:15 WIB
loading...
4 Film Thailand Paling Kontroversial, Nomor 3 Tampilkan Adegan Ranjang yang Nyata
Film Thailand cukup laris di Indonesia dan juga beberapa negara lain, beberapa di antaranya jadi kontroversial. Foto/IMDb
A A A
JAKARTA - Film Thailand cukup laris di Indonesia dan juga beberapa negara lain. Thailand memang memiliki banyak genre film, mulai percintaan, keluarga, horor, hingga thriller. Di antara genre-genre itu, terdapat beberapa film yang ternyata kontroversial .

Film-film tersebut dibilang kontroversial karena menampilkan adegan ranjang yang cukup vulgar . Bahkan, akibat adegan ranjang yang diperankan langsung oleh sang artis tanpa pemeran pengganti, membuat beberapa film dicekal dan nyaris gagal tayang di bioskop.

Berikut daftar film Thailand paling kontroversial, dirangkum Rabu (5/10/2022).

Baca Juga: 5 Film Thailand yang Kena Sensor di Indonesia

1. Insects in the Backyard (2010)
4 Film Thailand Paling Kontroversial, Nomor 3 Tampilkan Adegan Ranjang yang Nyata

Foto/Courtesy Tanwarin Sukkhapisit

Film Thailand paling kontroversial yang pertama adalah Insects in the Backyard. Film ini dilarang tayang di Thailand karena banyak adegan kontroversial yang menunjukkan alat kelamin laki-laki. Film ini juga menampilkan adegan ranjang eksplisit dan prostitusi. Bahkan ini merupakan film pertama yang dilarang di bawah undang-undang sensor 2007.

2. Jan Dara: The Beginning (2012)
4 Film Thailand Paling Kontroversial, Nomor 3 Tampilkan Adegan Ranjang yang Nyata

Foto/IMDb

Selanjutnya ada film Jan Dara: The Beginning yang sempat jadi perbincangan publik. Film garapan sutradra ML Bhandevanov Devakula ini banyak dikritik karena adegan ranjang yang menggambarkan perselingkuhan dan inses.

Film ini diberi peringkat 18+ oleh Kementerian Kebudayaan Thailand, yang dengan tegas meminta agar kartu identitas penonton diperiksa sebelum membeli tiket.

Baca Juga: 6 Film Thailand dengan Adegan Ranjang yang Paling Banyak Dikritik
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1665 seconds (11.210#12.26)