Waspada Leptospirosis saat Musim Hujan, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
Seseorang dengan pekerjaan seperti petani, dokter hewan, pekerja bawah tanah, pekerja rumah potong hewan dan personil militer berisiko tinggi mengidap leptospirosis. Juga, jika Anda rakit, berenang, atau berkemah di dekat danau dan sungai yang terkena dampak, bisa terkena penyakit ini.
Leptospirosis lebih sering ditemukan di daerah beriklim hangat. Dan meskipun bakteri ini hidup di seluruh dunia. Leptospirosis sangat umum di Australia, Afrika, Asia Tenggara, Amerika Tengah dan Selatan, dan Karibia.
Baca Juga: Cegah Virus Leptospirosis, Pentingnya Pola Hidup Sehat
Gejala leptospirosis biasanya akan muncul dalam waktu 2 minggu. Namun, dalam beberapa kasus, gejala mungkin tidak muncul selama satu bulan atau tidak sama sekali. Penyakit ini menyerang dengan cepat sehingga Anda akan demam dengan disertai gejala khas.
Mulai dari sakit kepala, sakit otot, penyakit kuning, muntah, diare dan ruam kulit. Banyak dari gejala ini mirip dengan penyakit lain, termasuk flu dan meningitis, jadi penting untuk melakukan tes.
Leptospirosis lebih sering ditemukan di daerah beriklim hangat. Dan meskipun bakteri ini hidup di seluruh dunia. Leptospirosis sangat umum di Australia, Afrika, Asia Tenggara, Amerika Tengah dan Selatan, dan Karibia.
Baca Juga: Cegah Virus Leptospirosis, Pentingnya Pola Hidup Sehat
Gejala leptospirosis biasanya akan muncul dalam waktu 2 minggu. Namun, dalam beberapa kasus, gejala mungkin tidak muncul selama satu bulan atau tidak sama sekali. Penyakit ini menyerang dengan cepat sehingga Anda akan demam dengan disertai gejala khas.
Mulai dari sakit kepala, sakit otot, penyakit kuning, muntah, diare dan ruam kulit. Banyak dari gejala ini mirip dengan penyakit lain, termasuk flu dan meningitis, jadi penting untuk melakukan tes.
(dra)
Lihat Juga :