3 Gejala yang Muncul Sebulan sebelum Meninggal karena Serangan Jantung
Jum'at, 11 November 2022 - 12:05 WIB
loading...
Ada tiga gejala yang muncul sebulan sebelum seseorang meninggal karena serangan jantung. Serangan jantung adalah keadaan darurat yang membutuhkan respons cepat. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Ada tiga gejala yang muncul sebulan sebelum seseorang meninggal karena serangan jantung . Serangan jantung adalah keadaan darurat yang membutuhkan respons cepat untuk membatasi jumlah kerusakan yang ditimbulkan pada otot jantung.
Sayangnya, beberapa serangan jantung memiliki gejala yang samar dan sering terlewatkan atau diabaikan. Sebuah studi yang diterbitkan di The Lancet Public Health menemukan gejala-gejala tertentu yang diabaikan hingga sebulan sebelum kematian akibat serangan jantung.
Dalam studi ini, para peneliti memeriksa catatan dari semua 446.744 rawat inap NHS di Inggris antara 2006 dan 2010 yang mencatat serangan jantung. Catatan itu juga merangkum riwayat rawat inap dari 135.950 kematian akibat serangan jantung.
Catatan tersebut meliputi apakah pasien yang meninggal karena serangan jantung pernah dirawat di rumah sakit dalam empat minggu terakhir atau tidak dan jika demikian, apakah gejala serangan jantung dicatat sebagai penyebab utama masuk (diagnosis primer), selain alasan utama (diagnosis sekunder), atau tidak tercatat sama sekali.
Baca Juga: Waspada! Orang yang Pemarah Berisiko Tinggi Alami Masalah Jantung Fatal
Dari 135.950 pasien yang meninggal karena serangan jantung, sekitar setengahnya meninggal tanpa dirawat di rumah sakit dalam empat minggu sebelumnya. Selain itu, sekitar setengahnya meninggal dalam waktu empat minggu setelah dirawat di rumah sakit.
Dilansir dari Express, Jumat (11/11/2022) sebanyak 21.677 pasien yang meninggal karena serangan jantung telah dirawat di rumah sakit selama empat minggu sebelumnya. Namun, gejala serangan jantung tidak disebutkan dalam catatan rumah sakit mereka.
Sayangnya, beberapa serangan jantung memiliki gejala yang samar dan sering terlewatkan atau diabaikan. Sebuah studi yang diterbitkan di The Lancet Public Health menemukan gejala-gejala tertentu yang diabaikan hingga sebulan sebelum kematian akibat serangan jantung.
Dalam studi ini, para peneliti memeriksa catatan dari semua 446.744 rawat inap NHS di Inggris antara 2006 dan 2010 yang mencatat serangan jantung. Catatan itu juga merangkum riwayat rawat inap dari 135.950 kematian akibat serangan jantung.
Catatan tersebut meliputi apakah pasien yang meninggal karena serangan jantung pernah dirawat di rumah sakit dalam empat minggu terakhir atau tidak dan jika demikian, apakah gejala serangan jantung dicatat sebagai penyebab utama masuk (diagnosis primer), selain alasan utama (diagnosis sekunder), atau tidak tercatat sama sekali.
Baca Juga: Waspada! Orang yang Pemarah Berisiko Tinggi Alami Masalah Jantung Fatal
Dari 135.950 pasien yang meninggal karena serangan jantung, sekitar setengahnya meninggal tanpa dirawat di rumah sakit dalam empat minggu sebelumnya. Selain itu, sekitar setengahnya meninggal dalam waktu empat minggu setelah dirawat di rumah sakit.
Dilansir dari Express, Jumat (11/11/2022) sebanyak 21.677 pasien yang meninggal karena serangan jantung telah dirawat di rumah sakit selama empat minggu sebelumnya. Namun, gejala serangan jantung tidak disebutkan dalam catatan rumah sakit mereka.
Lihat Juga :