Banyak Penyakit Bermunculan di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Saran Dokter Spesialis Patologi

Minggu, 13 November 2022 - 13:15 WIB
loading...
Banyak Penyakit Bermunculan di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Saran Dokter Spesialis Patologi
Sekjen Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik Indonesia dr. Marina Ludong menerangkan setiap penyakit berkaitan dengan gaya hidup seseorang. Foto/Kevi Laras/MPI
A A A
JAKARTA - Tubuh yang sehat di tengah pandemi Covid-19 adalah hal utama. Salah satu cara untuk meminimalisir munculnya berbagai penyakit, wajib menerapkan gaya hidup sehat.

Hal ini disampaikan Spesialis Patologi Klinik dr. Marina Ludong, Sp.PK saat ditemui MNC Portal di Gelora Bung Karno, Minggu (13/11/2022). Sekjen Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik Indonesia itu menerangkan setiap penyakit berkaitan dengan gaya hidup seseorang.

"Iya pasti karena itu satu siklus, dengan gaya hidup akan merubah semua yaitu gaya hidup kurang baik. Kalau gaya hidup baik maka akan berikan hasil sehat, tapi tidak baik juga dampaknya kurang baik," kata dr. Marina Ludong.

Selain dari gaya hidup, dr. Marina meminta agar masyarakat juga melakukan pengecekan kesehatan secara rutin. Pengecekan tersebut juga sebagai pengontrol kesehatan.

Baca Juga: Imunisasi Dapat Cegah Potensi Terjadinya KLB Penyakit di Tengah Pandemi

Terutama bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes, gula darah tinggi ataupun kolesterol perlu intens. Salah satu pengecekannya itu medical check up.

"Sekarang bagaimana kita tahu gaya hidup kurang baik dan mendeteksi? Salah satunya yaitu harus diperiksa oleh kami. Kami sebagai patologi klinik, seperti melakukan medical check up, kolesterol, gula darah Jadi pemeriksaan itu seperti skrining dan medical check up," jelas dr. Marina

Sehubungan dengan itu, penyakit di atas merupakan penyakit kronis. Penyakit Kronis diketahui istilah yang artinya penyakit tertentu bisa timbul sewaktu-waktu, secara berulang, dalam waktu lama, dan dapat bertambah parah dalam jangka waktu tertentu.

Sebagaimana dijelaskan datanya, sekitar 20% penyakit kronis menyasar usia 18 tahun ke atas.

"kalau usia 30 tidak terlalu banyak karena saya bilang apa yang kita lakukan diusia muda baru, akan muncul diusia lanjut kecuali faktor genetiknya kuat. Kita harus jaga pola hidup sehat, kalau bicara itu mudah ya tapi melaksanakannya tidak mudah," ungkap dr. Endemina Theresia Sp.Pd-Finasim, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSHB, belum lama ini.
(hri)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1714 seconds (10.101#12.26)