Penanganan Cedera Olahraga Tidak Hanya dengan Fisioterapi

Kamis, 08 Desember 2022 - 07:29 WIB
loading...
Penanganan Cedera Olahraga...
Bukan hanya atlet profesional, para pemula dalam olahraga juga terkadang berisiko mengalami cedera. / Foto: ilustrasi/Freepik
A A A
JAKARTA - Dalam melakukan olahraga tak jarang terjadi cedera. Bukan hanya atlet profesional, para pemula juga terkadang berisiko mengalami cedera.

Oleh karenanya, penting untuk melakukan penanganan serta perlakuan yang baik terhadap cedera yang dimiliki.

Sports Medicine Specialist, dr. Andhika Raspati, SpKO, mengatakan, penanganan pada sebuah cedera tak hanya sebatas terfokus pada bagaimana cara menghilangkan nyeri atau bengkak yang terjadi melainkan memperkuat dan menstabilkan kaki tersebut.

Baca juga: 7 Makanan Penyebab Asam Lambung Naik, Jangan Dikonsumsi Berlebihan

"Kalau kita bicara cedera itu kita seringkali terfokus dengan bagaimana menghilangkan nyerinya, atau bengkaknya, bukan sampai situ yang kita pengin. Jadi kalau orang cedera itu, tak hanya sebatas menghilangkan nyeri dan bengkaknya saja. Yang dibikin siap adalah bagaimana kekuatannya, bagaimana stabilitas sendinya," tutur dr. Andhika ketika dijumpai di Jakarta Pusat, Rabu, 7 Desember 2022.

Menurutnya, pemberian obat dan perawatan fisioterapi hanyalah untuk mengurangi nyeri dan pembengkakkan pada area cedera saja.

"Kalau cuma sekadar minum obat atau difisio dengan alat, mungkin itu akan mengurangi nyeri atau menghilangkan bengkaknya tapi tidak memperkuat dan menstabilkan kaki," kata dr. Andhika.

Perawatan fisioterapi pada cedera berat tidak bisa dilakukan hanya dalam kurun waktu 1-2 minggu. Pasalnya, hal tersebut akan menyebabkan rasa sakit dari cedera dapat kembali lagi sewaktu-sewaktu.

"Makanya tidak bisa orang cedera apa lagi cukup berat. 1-2 minggu fisioterapi, iya sih bengkaknya hilang tapi ototnya masih lemah, atau ototnya kaku, sendinya masih goyang, yang kemungkinan belum stabil, ketika digunakan untuk lari sakit lagi," ungkap dr. Andhika.

Adapun cara untuk menstabilkan dan memperkuat otot yang mengalami cedera adalah dengan memberikan latihan berupa latihan terapi yang disesuaikan dengan kondisi cedera pasien.

"Latihannya dengan latihan terapi. Kita cek orang ini sakit di bagian lutut. Orang dengan sakit lutut rupanya pinggulnya enggak kuat. Karena memang gerakan-gerakan pinggul yang goyang atau tidak stabil itu ngefek ke lutut. maka kita akan berikan latihan yang sifatnya memperkuat pinggulnya itu," tuturnya.

Dokter Andhika tidak menganjurkan untuk melakukan gerakan pemulihan cedera hanya menggunakan panduan yang ada pada YouTube. Dikarenakan gerakan yang dipilih belum tentu dapat menyasar pada area cedera yang sesungguhnya. Pemeriksaan kepada tenaga profesional seperti dokter harus tetap dilakukan.

Baca juga: 5 Artis yang Pernah Diputus Kontrak Kerja, Kanye West Dipecat Adidas

"Enggak bisa kita sama ratakan orang yang sama-sama sakit lutut, lantas semua obatnya sama, olahraga, atau gerakan latihannya sama. Kita juga harus bijak, tahu kapan waktunya menganggap cukup dengan YouTube saja, dan kapan sih mesti konsultasi ke profesional, harus di cek ke dokter atau minimal ke fisioterapi," pungkasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cedera Berat pada Lansia,...
Cedera Berat pada Lansia, Penanganan Tepat dan Cepat Kunci Keberhasilan Pengobatan
Gaya Hidup Sedentari...
Gaya Hidup Sedentari dan Tren Olahraga Picu Nyeri Otot dan Sendi, Fisioterapi Kian Dibutuhkan
Terpaksa Pakai Penyangga,...
Terpaksa Pakai Penyangga, Ariel Noah Alami Cedera Serius di Lutut
Jelang Tampil di Coachella,...
Jelang Tampil di Coachella, Justin Bieber Cedera Parah Akibat Jatuh dari Skateboard Listrik
Kolaborasi Medis Korea...
Kolaborasi Medis Korea - Indonesia Buka Babak Baru Inovasi Bedah Saraf dan Ortopedi Modern
Mengenal Cedera Otak...
Mengenal Cedera Otak dan Pendarahan Internal Penyebab Pangeran Al-Waleed Koma 20 Tahun hingga Meninggal
Meningkatkan Pelayanan...
Meningkatkan Pelayanan Penanganan Diabetes Melitus Tipe 2 lewat Terapi Pengobatan Inovatif
Cedera, Miliano Jonathans...
Cedera, Miliano Jonathans Hampir Pasti Absen dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Kunjungi Pengobatan...
Kunjungi Pengobatan Gratis di Tangerang, Marinus PDIP: Manfaatkan, Biaya Berobat Mahal
Rekomendasi
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Berita Terkini
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Disomasi Tessa Kaunang,...
Disomasi Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Bantah Cemarkan Nama Baik
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved