Sang Vokalis Dicekal, Chthonic Batal Manggung di Hong Kong

Kamis, 27 Desember 2018 - 18:29 WIB
Sang Vokalis Dicekal,...
Sang Vokalis Dicekal, Chthonic Batal Manggung di Hong Kong
A A A
HONG KONG - Band black metal oriental asal Taiwan, Chthonic terpaksa harus membatalkan pertunjukannya di Hong Kong, setelah sang frontman, Freddy Lim gagal memperoleh visa untuk memasuki bekas jajahan Inggris yang kini masuk dalam kekuasaan China tersebut.

Permohonan aplikasi Freddy ditolak Departemen Imigrasi Hong Kong, karena vokalis berusia 42 tahun itu dinilai tidak memiliki keahlian khusus, pengetahuan atau pengalaman yang berharga. Ini sebagaimana yang diungkapkan musisi setempat, Denise Ho dalam akun media sosialnya.

Seharusnya, Chthonic bakal manggung bersama lima penyanyi dan band lokal pada hari kedua festival On The Pulse Of Music di Hong Kong.

Sembari mengunggah surat dari Departemen Imigrasi Hong Kong, Denise Ho menuliskan keterangan, "Jadi jika Anda tidak memiliki keterampilan, pengetahuan atau pengalaman yang tidak ada di Hong Kong, Anda jangan berharap mendapatkan visa."

"Orang asing sebaiknya mulai mempraktikkan kemampuan khusus seperti tak kasat mata, kloning bayangan dan teleportasi sebelum mereka mengajukan permohonan visa kerja."

"Ini murni pertukaran musik. Jadi apa yang harus ditakuti?" tambah Denise Ho, yang merupakan pihak pengundang Chthonic untuk tampil di festival.

Penolakan Freddy Lim untuk masuk ke Hong Kong ini juga mendapatkan respons dari Chthonic. Seingat mereka, Freddy tidak mengalami penolakan ketika masuk ke Hong Kong empat tahun lalu. Kala itu, Chthonic tampil di Festival Clockenflap 2014.

"Freddy, kemampuan khusus apa yang kamu gunakan selama pertunjukan sebelumnya di Hong Kong, tetapi tidak bisa digunakan lagi? Tolong bantu kami mengingat apa yang hilang," sindir band tersebut di halaman Facebook-nya.

Sementara itu, selain menjadi frontman band Chthonic, Freddy juga dikenal sebagai anggota parlemen di Taiwan, setelah terpilih pada Januari 2016. Itu menjadikannya sebagai bintang musik metal pertama yang menjadi anggota parlemen.

Bersama partai politik yang didirikannya New Power Party (NPP), Freddy kerap mengumandangkan agar Taiwan diakui secara internasional sebagai sebuah negara. Sedangkan China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan berencana menggabungkannya di bawah pemerintahan Beijing.
(nug)
Berita Terkait
Band Black Metal Marduk...
Band Black Metal Marduk Pecat Pemain Bass Gara-Gara Hormat Nazi
Jelang Jalani Tur Konser,...
Jelang Jalani Tur Konser, Fear Factory Telah Mendapatkan Vokalis Anyar
Megadeth Bakal Gelar...
Megadeth Bakal Gelar Konser Eksklusif secara Live Streaming di Akhir Bulan Ini
Hammersonic 2026 Ubah...
Hammersonic 2026 Ubah Konsep Jadi Private Party, Promotor Siap Refund Tiket 100 Persen
Manfaat Nonton Konser...
Manfaat Nonton Konser bagi Kesehatan, Salah Satunya Atasi Depresi
Punya Ratusan Juta Viewers...
Punya Ratusan Juta Viewers di YouTube, Arch Enemy Tak Muluk-Muluk Minta Riders
Berita Terkini
Spesial Prambanan Jazz...
Spesial Prambanan Jazz 2026: Nikmati Konser Syahdu Plus Diskon Hotel dan Kuliner dari BRImo
6 jam yang lalu
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
7 jam yang lalu
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
8 jam yang lalu
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
10 jam yang lalu
Mewahnya Pernikahan...
Mewahnya Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Ada Penampilan Spesial Paul McCartney
11 jam yang lalu
Bernadya Kenang Masa...
Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved