Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 20 Bagian 10

Kho Ping Hoo, Bukek...
Bukek Siansu, karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo
A A A
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu

Ketika Kaisar yang sudah tua itu mendengar betapa Lok-yang dalam beberapa hari saja terjatuh ke dalam tangan pemberontak An Lu Shan, mulailah terbuka matanya betapa selama ini tidak terlalu mengacuhkan urusan pertahanan dan sebagian besar waktunya hanya dihabiskannya di dalam kamar tidur dan di atas ranjang yang lunak hangat dan harum dari selirnya tercinta,

Yang Kui Hui. Bangkitlah semangatnya, semangat mudanya yang kini terlalu lama terpendam itu dan dia berhasil mengobarkan semangat para pasukannya yang dikumpulkannya di Ling Pao di mana Kaisar membentuk benteng pertahanan yang cukup kuat. Bahkan sekali ini dia memimpin sendiri untuk berperang menghadapi An Lu Shan dengan hati penuh kemarahan.

Hati siapa tidak akan sakit kalau mengingat betapa dia telah memberi anugerah besar kepada An Lu Shan, bahkan selirnya yang tercinta telah menganggap An Lu Shan sebagai putera angkat. Dan kini jenderal itu memberontak!

Perbuatan apa pun yang oleh seseorang kepada orang lain, tidaklah benar jika di belakangnya bersembunyi pamrih apa pun. Sesuatu perbuatan boleh jadi oleh umum dianggap sebagai perbuatan baik, namun apabila perbuatan itu menyembunyikan pamrih, baik yang disadari maupun tidak, maka pebuatan itu tidak benar.

Perbuatan menolong orang lain oleh umum dianggap baik, namun jika hal itu dilakukan dengan pamrih apa pun, itu bukanlah menolong namanya, melainkan hanya memberi pinjam untuk kelak ditagih kembali dalam bentuk pembalasan budi! Selama yang berbuat itu merasa bahwa dia berbuat baik, merasa bahwa dia menolong, di dalam perasaan ini sudah terkandung pamrih! Jelas tidak benar! Dan selama ada pamrih di balik setiap perbuatan pasti akan mendatangkan penyesalan, kebanggaan, kekecewaan, dendam penjilatan, penindasan dan lain-lain. Setiap perbuatan barulah benar jika didorong atau didasari oleh CINTA KASIH!

Demikian pula dengan Kaisar. Karena dia merasa bahwa dia telah menolong An Lu Shan, merasa telah berbuat baik kepada jenderal itu maka timbullah penyesalan, kemarahan dan kebencian karena yang pernah ditolongnya itu tidak membalas dengan kebaikan. Pamrih yang tersembunyi di balik pertolongannya dahulu itu adalah menghendaki pembalasan berupa kesetiaan, penghormatan, atau setidaknya menghendaki agar jangan jenderal itu berani melawannya!

Contoh ini tanpa kita sadari terjadi di dalam penghidupan kita sehari-hari. Kita miskin akan cinta kasih sehingga setiap perbuatan kita dicengkeram pamrih. Kalau cinta kasih memenuhi hati kita, maka segala pamrih akan lenyap tanpa bekas dan setiap perbuatan kita adalah wajar dan tentu saja benar karena dasarnya cinta kasih yang melekat pada bibir setiap orang, yang menjadi hampa karena disebut-sebut dan disanjung-sanjung, diberi pengertian lain, dan dipecah-pecah!

Di mana terdapat cemburu, benci, sengsara, marah dan lain-lain, cinta kasih tidak akan ada. Di mana terdapat si "aku" yang selalu mengejar keuntungan dan kesenangan lahir batin, cinta kasih tidak akan pernah ada. Karena bagi Si Aku, cinta kasih berarti kesenangan untuk "aku" lahir batin yang berupa ketenteraman, jaminan, kepuasan, dan kenikmatan. Maka, sekali satu di antara yang dikejar itu luput, berakhirlah cinta kasihnya dan berubah menjadi cemburu, kemarahan dan kebencian!

Dengan penuh kemarahan kaisar memimpin barisan-barisan yang dapat dikumpulkannya, didampingi oleh seorang jenderal yang setia kepadanya, seorang jenderal yang ahli dalam perang bernama Kok Cu It yang menjadi komandan barisan itu. Barisan ini lalu bergerak dari Ling Pao. Bertemulah dua barisan yang bermusuhan itu di pegunungan dan terjadilah perang yang amat dahsyat di sela Gunung Tung Kuan. Perang yang amat mengerikan dan mati-matian, di mana mayat manusia bertumpuk-tumpuk dan berserakan, darah manusia membanjiri padang rumput.

Namun akhirnya, betapapun gigih Panglima Kok Cu It mclakuken perlawanan setelah dia menyuruh pasukan pengawai mengiringkan Kaisar lebih dulu menyelamatkan diri ke kota raja, karena kalah banyak jumlah pasukannya, Tung Kuan jatuh ke tangan pihak An Lu Shan. Pasukan-pasukan yang masih dapat bertahan segera ditarik mundur ke Ling Pao dan membuat pertahanan di tempat ini. Kaisar telah melanjutkan perjalanan kembali ke Tiang-an di mana dia berkemas-kemas dengan hati penuh kekhawatiran. (Bersambung)
(dwi)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 17 Bagian 5
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 22 Bagian 6
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 19 Bagian 10
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 15 Bagian 1
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 20 Bagian 8
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 9 Bagian 1
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 11 Bagian 6
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 18 Bagian 5
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 6 Bagian 2
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 14 Bagian 2
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 18 Bagian 11
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 11 Bagian 11
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 24 Bagian 6
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 17 Bagian 11
Kho Ping Hoo: Bukek...
Kho Ping Hoo: Bukek Siansu Jilid 13 Bagian 12
Rekomendasi
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Berita Terkini
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved