Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 21 Bagian 11

Kho Ping Hoo, Bukek...
Bukek Siansu, karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo
A A A
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu

Ouw Sian Kok maklum akan kelihaian wanita ini, maka cepat ia mengelak, menangkis dan balas menyerang sambil mengerahkan seluruh tenaga dan kegesitannya, dan mengeluarkan ilmu-ilmu simpanannya. Terjadilah pertandingan yang amat hebat di antara kedua orang berilmu tinggi ini.

Melihat betapa Ouw Sian Kok yang memang seperti direncanakan harus menghadapi The Kwat Lin lihai, Liu Bwee cepat memutar pedangnya dan menghadapi pengeroyokan belasan orang pengawal itu. Pedangnya bergerak dahsyat sekali, dan dalam sepuluh jurus saja dia telah merebohkan dua orang pengawal. Yang lain tetap mengepungnya karena tidak ada seorang pun di antara mereka yang berani membantu The Kwat Lin, melihat betapa bayangan wanita itu dan bayangan lawannya lenyap menjadi satu digulung oleh sinar pedang mereka.

Mulai cemas rasa hati The Kwat Lin ketika mendapatkan kenyataan bahwa Ouw Sian Kok merupakan lawan yang berat dan seimbang dengannya. Sedangkan para rekannya itu biarpun berjumlah banyak, ternyata tidak mampu mengimbangi amukan Liu Bwee sehingga berturut-turut roboh pula beberapa orang di antara mereka!

"Cari bantuan dari benteng!" Terpaksa The Kwat Lin berteriak keras dan mendengar ini, seorang di antara para pengawal itu segera lari keluar untuk minta bala bantuan.

Melihat gelagat yang berbahaya ini, Ouw Sian Kok menjadi khawatir juga. Mengapa Swat Hong belum juga kembali? "Lekas robohkan mereka dan bantu aku mengalahkan dia ini!" katanya kepada Liu Bwee ketika melihat betapa Liu Bwee tidak begitu sukar untuk mendesak para pengeroyoknya.

Liu Bwee maklum pula akan kelihaian The Kwat Lin dan tahulah dia bahwa betapapun lihainya Ouw Sian Kok, menghadapi wanita itu amat sukar untuk mencapat kemenangan. Maka dia memutar pedangnya makin cepat, merobohkan lagi tiga orang.

Pada saat itu, berkelebat bayangan yang gesit dan tampaklah Swat Hong yang membawa sebatang pedang dan di punggungnya tampak sebuah buntalan kain sutera merah. "Ibu, aku berhasil...!" teriaknya sambil menerjang maju merobohkan dua orang pengeroyok ibunya.

Melihat ini, The Kwat Lin menjadi marah sekali. Maklumlah dia bahwa dia kena diakali dan dia dapat menduga apa isi buntalan sutera merah itu, sutera merah yang amat dikenalnya. Pusaka-pusaka Pulau Es telah berada di tangan Swat Hong!

"Bedebah! Kembalikan pusaka-pusaka itu!" bentaknya dan tubuhnya secara tiba-tiba sekali mencelat ke arah Swat Hong, pedangnya menusuk tenggorokan dan tangan kirinya meraih ke arah punggung.

"Tranggg...!" Liu Bwee yang menangkis pedang The Kwat Lin, terhuyung dan hampir roboh. Seorang pengawal menubruknya akan tetapi pengawal itu terlempar dengan dada pecah karena ditendang oleh Liu Bwee, sedangkan Swat Hong sudah dapat menangkis pedang The Kwat Lin yang kembali menyerangnya. Ouw Sian Kok sudah meloncat pula dan menerjang The Kwat Lin sehingga kembali mereka bertanding dengan hebat.

"Hong-ji, kauselamatkan dulu pusaka-pusaka itu!" tiba-tiba Liu Bwee berteriak kepada puterinya.

"Kita akan cepat menyusul pergi!" kata pula Ouw Sian Kok kepada Swat Hong.

Swat Hong yang melihat bahwa jumlah pengawal hanya tinggal lima orang dan mereka bukanlah lawan berat bagi ibunya, sedangkan Ouw Sian Kok juga dapat menahan Kwat Lin, mengangguk dan sekali berkelebat dia meloncat keluar.

"Tahan dia...! Jangan larikan pusaka Pulau Es...!!" Kwat Lin berteriak marah akan tetapi dia tidak dapat mengejar karena sinar pedang Ouw Sian Kok menghalanginya dengan serangan-serangan dahsyat. Terpaksa dia mengerahkan tenaganya untuk mendesak Ouw Sian Kok dan dalam kemarahan yang amat hebat ini tenaga The Kwat Lin bertambah sehingga Ouw Sian Kok berseru kaget dan mundur karena pundak kirinya berdarah, terluka sedikit kena diserempet sinar pedang kemerahan.

Ketika Swat Hong berlari cepat sekali keluar, dia terkejut setengah mati melihat sepasukan pengawal berbondong datang memasuki istana itu dari pintu luar, bersenjata lengkap, dipimpin sendiri oleh Ouwyang Cin Cu! Bingunglah dia. Pusaka memang harus diselamatkan, akan tetapi betapa mungkin dia meninggalkan ibunya yang terancam bahaya maut? (Bersambung)
(dwi)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 22 Bagian 3
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jiild 16 Bagian 9
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 23 Bagian 9
Kho Ping Hoo, Bukek...
Kho Ping Hoo, Bukek Siansu Jilid 20 Bagian 7
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 15 Bagian 13
Kho Ping Hoo: Bukek...
Kho Ping Hoo: Bukek Siansu Jilid 13 Bagian 12
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 11 Bagian 10
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 16 Bagian 2
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 9 Bagian 1
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 15 Bagian 8
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 10 Bagian 4
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 10 Bagian 8
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 3 Bagian 1
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 14 Bagian 6
Kho Ping Hoo : Bukek...
Kho Ping Hoo : Bukek Siansu Jilid 7 Bagian 1
Rekomendasi
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Berita Terkini
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved