Begini Cara Deteksi Dini Penyakit Stroke

Selasa, 07 November 2023 - 17:37 WIB
Dokter Yudhi melanjutkan, jenis kelamin juga dapat menentukan bahwa seseorang rentan mengalami stroke. Laki-laki memiliki kerentanan yang lebih tinggi daripada seorang perempuan. Namun, dr Yudhi menegaskan, jenis kelamin tidak menjadi salah satu patokan dalam penentuan seseorang mengalami stroke.

Perempuan pada usia tertentu juga memiliki kerentanan yang sama dengan laki laki. Riwayat keluarga pun berperan besar dalam seseorang dua kali lipat rentan mengalami stroke. Hal ini disebabkan karena telah menjadi faktor bawaan dari gen keluarga.

Namun, dalam penyakit stroke terdapat faktor risiko yang dapat diubah. Contohnya darah tinggi, kencing manis atau diabetes melitus, dan peningkatan kolesterol. Imobilisasi (kurangnya bergerak atau produktif) juga menjadi pendukung seseorang mengalami stroke.

“Tak lupa juga stres juga menjadi faktor lainnya yang dapat menyebabkan stroke. Stres yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah seseorang tinggi hingga menyebabkan stroke yang berkelanjutan,” papar dr Yudhi.

Deteksi Dini

Dr Yudhi mengungkapkan, penyakit stroke dapat tertangani dengan deteksi secara dini. Seseorang yang mengalami defisit neurologis fokal pada beberapa bagian tubuh harus segera melakukan pemeriksaan kepada dokter atau tenaga profesional. Penurunan kesadaran yang mendadak menjadi tanda atau ciri orang mengalami gejala stroke. Penurunan kesadaran ini disebabkan oleh gangguan pada kinerja otak. Hal ini harus segera mendapatkan penanganan agar tidak berakibat fatal.

Baca Juga: 7 Jenis olahraga untuk Menaikkan Massa Otot, Salah Satunya Renang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!