Vaksinasi COVID-19 pada Orang Gemuk Jadi Tantangan
Senin, 02 November 2020 - 08:11 WIB
"Kalau jarum suntiknya pendek untuk menyuntik orang bertubuh gemuk, maka vaksinnya tidak sampai. Percuma saja divaksin. Makanya harus hati-hati betul kalau orangnya gemuk. Jarumnya harus lebih panjang supaya bisa masuk ke dalam otot," jelas Prof. Sri dalam webinar yang diadakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) bersama Kominfo.
Vaksin diperlukan untuk mencegah berbagai penyakit infeksi. Contohnya campak, polio, hepatitis B, TB, difteri, influenza, dan lain-lain, termasuk COVID-19. Kalau sebagian besar masyarakat divaksinasi, maka kemampuan patogen untuk menyebar sangat terbatas dan kelompok yang tidak diimunisasi tetap sehat. Termasuk pada bayi kecil dan penderita imunokompromais (orang yang respons imunnya menurun).
(Baca Juga: Sering Sembelit? Atasi dengan Cara Berikut ini! )
Pemberian vaksin juga dapat mempercepat tercapainya penanganan pandemi COVID-19 dengan menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit tersebut, serta mempercepat mencapai herd immunity (kekebalan kelompok), memperkuat sistem kesehatan, sekaligus menjaga produktivitas serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.
Vaksin diperlukan untuk mencegah berbagai penyakit infeksi. Contohnya campak, polio, hepatitis B, TB, difteri, influenza, dan lain-lain, termasuk COVID-19. Kalau sebagian besar masyarakat divaksinasi, maka kemampuan patogen untuk menyebar sangat terbatas dan kelompok yang tidak diimunisasi tetap sehat. Termasuk pada bayi kecil dan penderita imunokompromais (orang yang respons imunnya menurun).
(Baca Juga: Sering Sembelit? Atasi dengan Cara Berikut ini! )
Pemberian vaksin juga dapat mempercepat tercapainya penanganan pandemi COVID-19 dengan menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit tersebut, serta mempercepat mencapai herd immunity (kekebalan kelompok), memperkuat sistem kesehatan, sekaligus menjaga produktivitas serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.
(tsa)
Lihat Juga :