Studi : Konsumsi Vitamin D yang Tinggi saat Hamil Tingkatkan IQ Bayi
Rabu, 04 November 2020 - 10:20 WIB
"Pigmen melanin melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, tetapi dengan menghalangi sinar UV, melanin juga mengurangi produksi vitamin D di kulit. Karena itu, kami tidak terkejut melihat tingginya tingkat kekurangan vitamin D di antara wanita hamil kulit hitam dalam penelitian kami. Meskipun banyak wanita hamil yang mengonsumsi vitamin prenatal, hal ini mungkin tidak memperbaiki kekurangan vitamin D yang sudah ada," kata Melough.
"Saya berharap pekerjaan kami membawa kesadaran yang lebih besar untuk masalah ini, menunjukkan implikasi jangka panjang dari vitamin D prenatal untuk anak dan perkembangan neurokognitif mereka, dan menyoroti bahwa ada kelompok tertentu yang harus diperhatikan oleh penyedia. Kadar vitamin D umumnya tidak direkomendasikan, tapi saya pikir penyedia layanan kesehatan harus memperhatikan mereka yang berisiko lebih tinggi, termasuk perempuan kulit hitam," tambah Melough.
Baca juga : Hidup di Negara Tropis, Banyak Anak Indonesia Kurang Vitamin D
Menurut Melough, sebanyak 80% wanita hamil kulit hitam di AS kekurangan vitamin D. Dari wanita yang berpartisipasi dalam penelitian ini, sekitar 46% ibu kekurangan vitamin D selama kehamilan mereka, dan tingkat vitamin D lebih rendah di antara wanita kulit hitam dibandingkan dengan wanita kulit putih.
Melough dan rekan penulisnya menggunakan data dari sebuah kelompok di Tennessee yang disebut studi Kondisi yang Mempengaruhi Perkembangan Neurokognitif dan Pembelajaran dalam Anak Usia Dini (CANDLE). Peneliti CANDLE merekrut wanita hamil untuk bergabung dalam penelitian yang dimulai tahun 2006 dan mengumpulkan informasi dari waktu ke waktu tentang kesehatan dan perkembangan anak-anak mereka.
"Saya berharap pekerjaan kami membawa kesadaran yang lebih besar untuk masalah ini, menunjukkan implikasi jangka panjang dari vitamin D prenatal untuk anak dan perkembangan neurokognitif mereka, dan menyoroti bahwa ada kelompok tertentu yang harus diperhatikan oleh penyedia. Kadar vitamin D umumnya tidak direkomendasikan, tapi saya pikir penyedia layanan kesehatan harus memperhatikan mereka yang berisiko lebih tinggi, termasuk perempuan kulit hitam," tambah Melough.
Baca juga : Hidup di Negara Tropis, Banyak Anak Indonesia Kurang Vitamin D
Menurut Melough, sebanyak 80% wanita hamil kulit hitam di AS kekurangan vitamin D. Dari wanita yang berpartisipasi dalam penelitian ini, sekitar 46% ibu kekurangan vitamin D selama kehamilan mereka, dan tingkat vitamin D lebih rendah di antara wanita kulit hitam dibandingkan dengan wanita kulit putih.
Melough dan rekan penulisnya menggunakan data dari sebuah kelompok di Tennessee yang disebut studi Kondisi yang Mempengaruhi Perkembangan Neurokognitif dan Pembelajaran dalam Anak Usia Dini (CANDLE). Peneliti CANDLE merekrut wanita hamil untuk bergabung dalam penelitian yang dimulai tahun 2006 dan mengumpulkan informasi dari waktu ke waktu tentang kesehatan dan perkembangan anak-anak mereka.
Lihat Juga :