11 November Jadi Hari Jomblo Sedunia, dari Sini Asal Mulanya
Rabu, 11 November 2020 - 11:36 WIB
Single Day diperingati sebagai hari libur oleh para lajang untuk memanjakan diri dengan hadiah. Foto/Freepik
JAKARTA - Tanggal cantik 11.11 atau 11 November diperingati sebagai Single Day atau Hari Jomblo Sedunia. Di China, Single Day diperingati sebagai hari libur oleh mereka yang belum menikah untuk memanjakan diri dengan hadiah. Tanggal 11.11 juga menjadi hari belanja online terbesar di dunia.
Single Day selalu jatuh pada 11 November karena tanggal 11.11 mewakili empat orang atau empat orang jomblo, yang berdiri bersama. Awalnya Single Day disebut disebut Bachelor Day. Perayaan itu dimulai di kalangan mahasiswa di Universitas Nanjing, China, sekitar tahun 1993 sebagai semacam anti-Hari Valentine.
(Baca Juga: 5 Artis Berdarah Pahlawan, Dian Sastro hingga Karina Salim )
Ada banyak versi tentang asal-usul 11 November sebagai Single Day. Teori yang paling diterima secara luas adalah bahwa empat siswa laki-laki lajang dari asrama Mingcaowuzhu Universitas Nanjing membahas bagaimana mereka dapat melepaskan diri dari kemonotonan karena tidak memiliki pasangan. Mereka setuju bahwa 11 November akan menjadi hari dan perayaan untuk menghormati menjadi lajang.
Menurut laman Investopedia, kegiatan empat siswa tersebut kemudian menyebar ke seluruh universitas dan akhirnya ke universitas lain. Menarik bagi pria dan wanita karena itu namanya berubah.
Single Day sekarang dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi para lajang untuk bertemu, dengan pesta dan pertemuan sosial lain yang sengaja diselenggarakan. Ini juga tanggal populer untuk pernikahan. Pada tanggal tersebut, media Tiongkok membahas dan meliput masalah terkait cinta dan hubungan.
Single Day selalu jatuh pada 11 November karena tanggal 11.11 mewakili empat orang atau empat orang jomblo, yang berdiri bersama. Awalnya Single Day disebut disebut Bachelor Day. Perayaan itu dimulai di kalangan mahasiswa di Universitas Nanjing, China, sekitar tahun 1993 sebagai semacam anti-Hari Valentine.
(Baca Juga: 5 Artis Berdarah Pahlawan, Dian Sastro hingga Karina Salim )
Ada banyak versi tentang asal-usul 11 November sebagai Single Day. Teori yang paling diterima secara luas adalah bahwa empat siswa laki-laki lajang dari asrama Mingcaowuzhu Universitas Nanjing membahas bagaimana mereka dapat melepaskan diri dari kemonotonan karena tidak memiliki pasangan. Mereka setuju bahwa 11 November akan menjadi hari dan perayaan untuk menghormati menjadi lajang.
Menurut laman Investopedia, kegiatan empat siswa tersebut kemudian menyebar ke seluruh universitas dan akhirnya ke universitas lain. Menarik bagi pria dan wanita karena itu namanya berubah.
Single Day sekarang dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi para lajang untuk bertemu, dengan pesta dan pertemuan sosial lain yang sengaja diselenggarakan. Ini juga tanggal populer untuk pernikahan. Pada tanggal tersebut, media Tiongkok membahas dan meliput masalah terkait cinta dan hubungan.
Lihat Juga :