Pedagang Pasar Ubud Berharap Wisata Bali Normal Lagi

Minggu, 22 November 2020 - 11:14 WIB
Suasan Pasar Ubud, Bali terlihat sepi. Selama pande Covid-19, para pedagang mengaku pendapatan turun drastis. Foto/Thomas Manggalla
BALI - Pandemi Covid-19 turut memberikan dampak signifikan pada pendapatan pedagang di Pasar Ubud Bali terjun bebas. Sejumlah pedagang yang menjual souvenir, baju, kain Bali pun mengeluhkan kiosnya masih sepi pengunjung kendati pariwisata sudah mulai berangsur pulih.

Salah satu pedagang souvenir di Pasar Ubud Wayan Riani perempuan paruh baya yang sudah sejak 8 tahun berjualan di pasar Ubud ini mengungkapkan baru kali ini menceritakan kisah pilu dimana ikut merasakan dampak pandemi begitu luar biasa berpengaruh begitu merosot tajam menurun pendapatan lantaran masih sepinya pengunjung yang datang langsung ke pasar Ubud.



Baca juga : Travel Addict GTV Perlihatkan Wisata Menantang di Selatan Pemalang

"Pandemi diluar dugaan datang cepat dan membuat pendapatan kami menurun drastis biasa bisa bawa pulang uang Rp2-3 juta perhari kini ada Rp100 ribu saja sudah lumayan bahkan pernah kami pulang gak bawa uang sama sekali karena gak ada pembeli seharian,"ujarnya ketika berbincang dengan SINDOnews.com, kemarin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!