Berawal dari Radang Tenggorokan, Ussy Sulistiawaty Positif Covid-19 Bersama 7 Orang di Rumahnya
Kamis, 15 April 2021 - 08:57 WIB
Setelahnya Ussy dan Andhika kembali menyambangi rumah sakit dan menanyakan apa yang seharusnya ia lakukan usai divonis mengidap Covid-19. Tak lupa mereka juga kembali melakukan tes PCR sebelum kembali ke rumah.
Tidak hanya itu, Ussy juga meminta dokter yang biasa melakukan PCR di kediamannya untuk melakukan tes kepada seluruh orang di rumah tanpa terkecuali. Sementara itu, Ussy mengaku kembali lagi ke rumah sakit untuk mendapatkan penjelasan terkait hasil pemeriksaannya.
"Menurut dokter, di paru-paru aku itu ada sedikit flek. Pokoknya kalau orang Corona itu kayak putih gitu kan warnanya, darah juga terinfeksi. Kata dokter kalau mau itu observasi dulu 2-3 hari di rumah sakit untuk ngecek parunya," jelas Ussy.
Baca Juga : Jaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi, Yuk Terapkan Pola Makan Berikut Ini!
Sayangnya, saat itu di rumah sakit hanya ada kamar berisi dua orang yang kosong. Takut bercampur dengan orang lain, Ussy akhirnya memilih untuk menjalani isolasi mandiri di rumah dengan cukup banyak obat yang harus ia konsumsi.
Singkat cerita, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari Andhika akhirnya mengabarkan hasil tes PCR dirinya di lab usai mengantarkan Ussy pada pagi hari ke rumah sakit. Ia dikabarkan positif dan membuat anak-anaknya terpaksa dititipkan kepada pengasuh.
Tak lama setelahnya. hasil PCR seluruh orang di rumah keluar. "Yang PCR malamnya itu, yang anak-anak keluar. Satu positif namanya mbak Nisa yang biasa pegang Saka. Tapi dokter bilang, masa inkubasi Covid itu 1 sampai 10 harian. Jadi harus beberapa kali di PCR lagi. Takutnya virusnya belum terdeteksi,".
Benar saja selang 3 hari kemudian tiga orang di rumahnya mendapati diri mereka positif. Bahkan dihari ke-10 Ussy menjalani isolasi mandiri, salah satu orang yang ia percayakan untuk menitipkan anak bungsunya yakni Ike juga ikut terpapar Covid-19.
"Tiba-tiba mbak Ike positif, itu hari Senin di hari ke-10 aku Covid. Ike positif aku negatif, dan Saka positif," pungkasnya.
Tidak hanya itu, Ussy juga meminta dokter yang biasa melakukan PCR di kediamannya untuk melakukan tes kepada seluruh orang di rumah tanpa terkecuali. Sementara itu, Ussy mengaku kembali lagi ke rumah sakit untuk mendapatkan penjelasan terkait hasil pemeriksaannya.
"Menurut dokter, di paru-paru aku itu ada sedikit flek. Pokoknya kalau orang Corona itu kayak putih gitu kan warnanya, darah juga terinfeksi. Kata dokter kalau mau itu observasi dulu 2-3 hari di rumah sakit untuk ngecek parunya," jelas Ussy.
Baca Juga : Jaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi, Yuk Terapkan Pola Makan Berikut Ini!
Sayangnya, saat itu di rumah sakit hanya ada kamar berisi dua orang yang kosong. Takut bercampur dengan orang lain, Ussy akhirnya memilih untuk menjalani isolasi mandiri di rumah dengan cukup banyak obat yang harus ia konsumsi.
Singkat cerita, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari Andhika akhirnya mengabarkan hasil tes PCR dirinya di lab usai mengantarkan Ussy pada pagi hari ke rumah sakit. Ia dikabarkan positif dan membuat anak-anaknya terpaksa dititipkan kepada pengasuh.
Tak lama setelahnya. hasil PCR seluruh orang di rumah keluar. "Yang PCR malamnya itu, yang anak-anak keluar. Satu positif namanya mbak Nisa yang biasa pegang Saka. Tapi dokter bilang, masa inkubasi Covid itu 1 sampai 10 harian. Jadi harus beberapa kali di PCR lagi. Takutnya virusnya belum terdeteksi,".
Benar saja selang 3 hari kemudian tiga orang di rumahnya mendapati diri mereka positif. Bahkan dihari ke-10 Ussy menjalani isolasi mandiri, salah satu orang yang ia percayakan untuk menitipkan anak bungsunya yakni Ike juga ikut terpapar Covid-19.
"Tiba-tiba mbak Ike positif, itu hari Senin di hari ke-10 aku Covid. Ike positif aku negatif, dan Saka positif," pungkasnya.
(wur)
tulis komentar anda