Jangan Sampai Kekurangan Vitamin D, Ini Bahayanya Bagi Kesehatan
Kamis, 06 Mei 2021 - 09:44 WIB
Baca Juga: Wah, Ternyata Vitamin C Berfungsi Sebagai Kolagen Untuk Kulit, Ini Kata Ahli!
Seiring bertambah usia, semakin turun kemampuan ginjal untuk mengubah vitamin D menjadi bentuk aktifnya, sehingga meningkatkan risiko kekurangan vitamin D. Juga, menurunnya kemampuan saluran pencernaan Anda untuk menyerap vitamin D secara memadai, mengakibatkan masalah medis tertentu, termasuk penyakit Crohn, fibrosis kistik, dan penyakit celiac.
Cara paling akurat untuk mengukur seberapa banyak vitamin D dalam tubuh Anda adalah tes darah 25-hidroksi vitamin D. Kadar 20-50 nanogram/mililiter dianggap cukup untuk orang sehat. Jika kurang dari 12 ng/mL menunjukkan defisiensi vitamin D.
Pedoman dari Institute of Medicine mengemukakan diet yang direkomendasikan (RDA) untuk vitamin D adalah 600 unit internasional (IU) untuk orang usia 1-70, dan 800 IU untuk orang dewasa yang berusia lebih dari 70 tahun. Dokter mungkin meresepkan lebih dari 4.000 IU untuk memperbaiki kekurangan vitamin D.
Baca Juga: Sekolah di Tengah Pandemi, Pemerintah Pertimbangkan Kesehatan Mental Anak
Seiring bertambah usia, semakin turun kemampuan ginjal untuk mengubah vitamin D menjadi bentuk aktifnya, sehingga meningkatkan risiko kekurangan vitamin D. Juga, menurunnya kemampuan saluran pencernaan Anda untuk menyerap vitamin D secara memadai, mengakibatkan masalah medis tertentu, termasuk penyakit Crohn, fibrosis kistik, dan penyakit celiac.
Cara paling akurat untuk mengukur seberapa banyak vitamin D dalam tubuh Anda adalah tes darah 25-hidroksi vitamin D. Kadar 20-50 nanogram/mililiter dianggap cukup untuk orang sehat. Jika kurang dari 12 ng/mL menunjukkan defisiensi vitamin D.
Pedoman dari Institute of Medicine mengemukakan diet yang direkomendasikan (RDA) untuk vitamin D adalah 600 unit internasional (IU) untuk orang usia 1-70, dan 800 IU untuk orang dewasa yang berusia lebih dari 70 tahun. Dokter mungkin meresepkan lebih dari 4.000 IU untuk memperbaiki kekurangan vitamin D.
Baca Juga: Sekolah di Tengah Pandemi, Pemerintah Pertimbangkan Kesehatan Mental Anak
(agn)
Lihat Juga :