Apabila Tidak Dikendalikan, Penularan Covid-19 Dikhawatirkan Meningkat Selama Lebaran
Kamis, 06 Mei 2021 - 23:37 WIB
Kondisi tersebut perlu dikhawatirkan, apalagi pada akhir Ramadhan masyarakat Indonesia memiliki tradisi mudik setiap tahun. "Kita bisa melihat masyarakat masih ada yang mulai mudik terlebih dulu. Padahal kalau berkaca kejadian di India, melonggarnya protokol kesehatan, terutama pada perayaan keagamaan menyebabkan terjadinya ledakan kasus yang cukup besar," papar dr. Nadia.
Dia menegaskan jangan sampai kita menjadi sumber penularan atau korban penularan dari orang lain. "Sehingga menyambut Idul Fitri nanti kita harus perketat protokol kesehatan demi terhindar dari kesakitan dan kematian," imbuhnya.
Sementara itu, Indonesia juga masih perlu melakukan proses panjang dalam membentuk herd immunity bagi 181,5 juta penduduknya. Program vaksinasi pemerintah yang menyentuh angka 20,4 juta pada 3 Mei lalu masih belum saatnya untuk dirayakan atau memberikan rasa aman berlebihan kepada masyarakat sehingga mengabaikan protokol kesehatan.
"Euforia vaksinasi terus kita tekan, dan selalu kita informasikan kepada setiap orang yang divaksinasi bahwa kita masih dalam masa pandemi, sehingga vaksinasi saja tidak cukup memberikan perlindungan. Tentunya harus melaksanakan protokol kesehatan," kata dr. Nadia.
Anggota Satgas Penanganan Covid-19 Subbidang Mitigasi, dr. Fala Adinda juga mengingatkan bahwa pandemi ini masih terus berjalan. Terlebih lagi dengan adanya mutasi virus baru, jangan sampai kita mengikuti negara tetangga yang sudah memasuki gelombang ketiga, dan diikuti dengan kasus baru yang melonjak.
Dia menegaskan jangan sampai kita menjadi sumber penularan atau korban penularan dari orang lain. "Sehingga menyambut Idul Fitri nanti kita harus perketat protokol kesehatan demi terhindar dari kesakitan dan kematian," imbuhnya.
Sementara itu, Indonesia juga masih perlu melakukan proses panjang dalam membentuk herd immunity bagi 181,5 juta penduduknya. Program vaksinasi pemerintah yang menyentuh angka 20,4 juta pada 3 Mei lalu masih belum saatnya untuk dirayakan atau memberikan rasa aman berlebihan kepada masyarakat sehingga mengabaikan protokol kesehatan.
"Euforia vaksinasi terus kita tekan, dan selalu kita informasikan kepada setiap orang yang divaksinasi bahwa kita masih dalam masa pandemi, sehingga vaksinasi saja tidak cukup memberikan perlindungan. Tentunya harus melaksanakan protokol kesehatan," kata dr. Nadia.
Anggota Satgas Penanganan Covid-19 Subbidang Mitigasi, dr. Fala Adinda juga mengingatkan bahwa pandemi ini masih terus berjalan. Terlebih lagi dengan adanya mutasi virus baru, jangan sampai kita mengikuti negara tetangga yang sudah memasuki gelombang ketiga, dan diikuti dengan kasus baru yang melonjak.
Lihat Juga :