Alino Octavian Alami Radang Paru Sebelum Meninggal Dunia
Rabu, 21 Juli 2021 - 17:13 WIB
Namun Elsya berani menjamin bahwa sakit yang sempat dirasakan Alino bukan disebabkan oleh COVID-19. "Kan masuk RS tanggal 7 Juli. Sebelumnya sudah swab, hasilnya negatif. Pas sudah masuk baru positif," tuturnya.
Baca Juga: Ibunda Amanda Manopo Butuh Ventilator dan Kesulitan Cari ICU
Setelah meninggal dunia pun Alino sudah dinyatakan bebas dari paparan COVID-19.
"Dokter bicara, PCR dia hasilnya 14 Juli positif, cuma CT Value-nya sudah 37,5. Jadi menurut dokter, PCR nggak mendeteksi mati apa tidak virusnya. Kata dokter virusnya sudah mati. Intinya sudah nggak ada. Tapi yang parah sudah meradang di parunya," jelas Elsya.
Baca Juga: Ibunda Amanda Manopo Butuh Ventilator dan Kesulitan Cari ICU
Setelah meninggal dunia pun Alino sudah dinyatakan bebas dari paparan COVID-19.
"Dokter bicara, PCR dia hasilnya 14 Juli positif, cuma CT Value-nya sudah 37,5. Jadi menurut dokter, PCR nggak mendeteksi mati apa tidak virusnya. Kata dokter virusnya sudah mati. Intinya sudah nggak ada. Tapi yang parah sudah meradang di parunya," jelas Elsya.
(tsa)
Lihat Juga :