Penggunaan Obat Covid-19 Molnupiravir di Indonesia, Menkes Budi: Tunggu Izin Darurat FDA
Senin, 15 November 2021 - 18:18 WIB
Baca Juga: Pastikan Varian AY.4.2 Belum Masuk Indonesia, Menkes Budi Fokus Jaga Perbatasan
Menkes Budi pun menjelaskan bahwa selain Molnupiravir, Indonesia sangat terbuka dengan penggunaan obat lainnya yang mungkin serupa dengan Molnupiravir.
"Kami terus mengkaji obat-obatan lain yang mungkin mirip dengan Molnupiravir. Ya, intinya obat tersebut memiliki manfaat yang serupa yaitu dapat menurunkan risiko seseorang yang terpapar Covid-19 masuk rumah sakit karena gejala parah," kata Menkes Budi.
Pemerintah Indonesia berencana mendatangkan obat Molnupiravir produksi Merck pada akhir Desember. Diperkirakan, akan datang sebanyak 800 ribu hingga 1 juta obat Molnupiravir ke Indonesia. Pemerintah juga berencana membuat pabrikan Molnupiravir di Indonesia.
Menkes Budi pun menjelaskan bahwa selain Molnupiravir, Indonesia sangat terbuka dengan penggunaan obat lainnya yang mungkin serupa dengan Molnupiravir.
"Kami terus mengkaji obat-obatan lain yang mungkin mirip dengan Molnupiravir. Ya, intinya obat tersebut memiliki manfaat yang serupa yaitu dapat menurunkan risiko seseorang yang terpapar Covid-19 masuk rumah sakit karena gejala parah," kata Menkes Budi.
Pemerintah Indonesia berencana mendatangkan obat Molnupiravir produksi Merck pada akhir Desember. Diperkirakan, akan datang sebanyak 800 ribu hingga 1 juta obat Molnupiravir ke Indonesia. Pemerintah juga berencana membuat pabrikan Molnupiravir di Indonesia.
(hri)
Lihat Juga :