Jaga Imun Tubuh Selama Puasa, Begini Aturan Sahur yang Tepat

Kamis, 23 April 2020 - 17:00 WIB
"Kurangi asupan karbohidrat sederhana seperti sirup dan gula. Hindari pula gorengan, makanan lemak jenuh yang tinggi. Penuhi kebutuhan protein. Sumber protein terbaik adalah white meat seperti unggas, ikan, dan telur," jelas Dr. Tirta dalam acara yang membahasa "Puasa: Sehat dan Menyehatkan", Rabu (22/4).

Sementara, sumber vitamin dan mineral bisa diperoleh dari sayur serta buah-buahan berwarna. Di sisi lain, saat sahur pastikan pula Anda tidak mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Idealnya, konsumsi makanan secukupnya, namun makanan yang masuk ke tubuh harus bergizi seimbang dan yang terpenting adalah hindari gula serta lemak tinggi.

"Saat sahur kita jangan merasa akan berpuasa, lalu harus makan banyak. Makanlah secukupnya dan hindari makanan-makanan berlemak tinggi," kata Dr. Tirta.

Hal senada diungkapkan Ahli Gizi Prof. Hardinsyah, MS, PhD. Untuk jenis makanannya, dosen Institut Pertanian Bogor tersebut mengimbau kita mengonsumsi menu yang kaya serat. Sayur dan buah-buahan misalnya. Makanan yang tinggi serat lambat dicerna sehingga kita akan merasa kenyang lebih lama.

"Sayur asem itu bagus seratnya. Ada jagung, melinjo, gori atau nangka. Seratnya bagus untuk memperlambat pencernaan. Saya sarankan tidak makan yang manis dan bergula karena akan cepat habis di sahur. Upayakan berserat, yang fresh. Setengah buah pisang dan jeruk," ungkap Prof. Hardinsyah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!