7 Khasiat Kurma untuk Kesehatan yang Sudah Terbukti
Sabtu, 16 April 2022 - 23:10 WIB
Selain kandungan vitamin dan mineralnya, kurma kaya akan antioksidan pelindung kesehatan. Penelitian dalam Journal of Pharmacy & BioAllied Sciences menyatakan kurma adalah sumber antioksidan alami yang baik, yang dapat digunakan untuk pengelolaan penyakit terkait stres oksidatif. Stres oksidatif terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas yang merusak sel dan kemampuan tubuh untuk melawan efek berbahayanya.
Ini adalah pendahulu penuaan dan kerusakan sel yang dapat menyebabkan penyakit. Kurma juga mengandung senyawa anti-inflamasi dan antimikroba, yang berarti mereka juga dapat berperan dalam memerangi penyakit menular. Penelitian lain menunjukkan bahwa kurma mengandung banyak antioksidan, termasuk karotenoid, polifenol seperti asam fenolik, isoflavon, lignan, dan flavonoid, tanin, dan sterol. Kurma juga memiliki sifat antijamur.
3. Tidak Memberikan Gula Tambahan
Banyak orang menganggap kurma sebagai buah kering, tetapi sebenarnya kurma adalah buah segar, karena tidak ada air yang dibuang. Karena kurma adalah buah yang utuh dan tidak diproses, kandungan gulanya terjadi secara alami. Gula tambahan adalah jenis yang harus kita batasi karena hubungannya dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan obesitas.
Baca Juga: Manfaat Kurma untuk Penderita Diabetes dan Batasan Konsumsinya
4. Baik untuk Pencernaan
Tiga kurma menyediakan sekitar 18 persen dari tujuan harian untuk serat, yang mendukung fungsi pencernaan yang baik. Satu studi, yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition melihat secara khusus dampak konsumsi kurma pada usus. Pria sehat secara acak ditugaskan untuk makan tujuh kurma per hari, atau kontrol tambahan campuran karbohidrat dan gula selama 21 hari.
Setelah 14 hari, kelompok-kelompok tersebut berganti. Para peneliti menemukan bahwa saat makan kurma, subjek penelitian mengalami peningkatan frekuensi buang air besar dan penurunan tingkat bahan kimia feses yang diketahui merusak sel dan memicu mutasi yang dapat menyebabkan kanker.
5. Melindungi Kesehatan Jantung
Ini adalah pendahulu penuaan dan kerusakan sel yang dapat menyebabkan penyakit. Kurma juga mengandung senyawa anti-inflamasi dan antimikroba, yang berarti mereka juga dapat berperan dalam memerangi penyakit menular. Penelitian lain menunjukkan bahwa kurma mengandung banyak antioksidan, termasuk karotenoid, polifenol seperti asam fenolik, isoflavon, lignan, dan flavonoid, tanin, dan sterol. Kurma juga memiliki sifat antijamur.
3. Tidak Memberikan Gula Tambahan
Banyak orang menganggap kurma sebagai buah kering, tetapi sebenarnya kurma adalah buah segar, karena tidak ada air yang dibuang. Karena kurma adalah buah yang utuh dan tidak diproses, kandungan gulanya terjadi secara alami. Gula tambahan adalah jenis yang harus kita batasi karena hubungannya dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan obesitas.
Baca Juga: Manfaat Kurma untuk Penderita Diabetes dan Batasan Konsumsinya
4. Baik untuk Pencernaan
Tiga kurma menyediakan sekitar 18 persen dari tujuan harian untuk serat, yang mendukung fungsi pencernaan yang baik. Satu studi, yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition melihat secara khusus dampak konsumsi kurma pada usus. Pria sehat secara acak ditugaskan untuk makan tujuh kurma per hari, atau kontrol tambahan campuran karbohidrat dan gula selama 21 hari.
Setelah 14 hari, kelompok-kelompok tersebut berganti. Para peneliti menemukan bahwa saat makan kurma, subjek penelitian mengalami peningkatan frekuensi buang air besar dan penurunan tingkat bahan kimia feses yang diketahui merusak sel dan memicu mutasi yang dapat menyebabkan kanker.
5. Melindungi Kesehatan Jantung
Lihat Juga :