Pakai Kondom, Kualitas Bercinta Tidak Akan Berkurang

Sabtu, 27 Juni 2020 - 05:35 WIB
Stigma negatif kondom sebagai sebuah alat kontrasepsi masih menjadi salah satu hambatan terhadap peningkatan penggunaan kondom di Indonesia. / Foto: Insider
JAKARTA - Hingga saat ini, stigma negatif kondom sebagai sebuah alat kontrasepsi masih menjadi salah satu hambatan terhadap peningkatan penggunaan kondom di Indonesia. Stigma itu diakibatkan karena kampanye kondom selalu dikaitkan dengan cara pencegahan penularan HIV-AIDS ke ruang publik, sehingga yang terpatri di masyarakat adalah kondom hanya sebagai alat kenakalan laki-laki.

(Baca juga: Ini Posisi Seks yang Dapat Membakar Kalori Paling Banyak )



Padahal penggunaan kondom diperlukan sebagai alat triple protections yakni pencegahan terhadap infeksi menular seksual dan HIV-AIDS, pencegahan terhadap kehamilan tidak direncanakan, serta pencegahan terhadap Covid-19. Faktanya, kondom adalah alat kontrasepsi non hormonal, sangat efektif dan efisien, paling mudah didapat dengan harga terjangkau daripada alat kontrasepsi lainnya.

"Mindset masyarakat perlu diluruskan, karena kondom memiliki ketebalan antara 0.05 hingga 0.03 milimeter, sehingga tidak akan memengaruhi kualitas bercinta pasangan. Selain itu, kondom merupakan alat kontrasepsi yang paling minim risiko, dan tidak memiliki efek hormonal, sekaligus dapat menambah kepuasan bercinta dengan pasangan," papar pakar HIV Indonesia, Dr. Adi Sasongko dalam keterangan tertulis DKT Indonesia, Jumat (26/6).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!