Studi: Gangguan Tidur Terbangun Tengah Malam Kurangi Risiko Demensia
Minggu, 12 Maret 2023 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
“Setelah membaca literatur yang ada, saya terkejut melihat temuan campuran tentang hubungan tidur-demensia, jadi saya memutuskan untuk menyelidiki topik ini,” ujar ilmuwan kesehatan masyarakat State University of New York, Roger Wong.
Para peneliti melihat data satu dekade dari panel longitudinal yang disebut National Health and Aging Trends Study (NHATS). Penelitian ini khususnya dilakukan pada 6.284 orang dewasa yang berusia diatas 65 tahun dan tidak pernah didiagnosis menderita demensia.
Para peneliti melaporkan bahwa sleep-initiation insomnia memiliki risiko demensia sebesar 51 persen lebih tinggi. Untuk yang mengkonsumsi obat tidur menunjukkan peningkatan risiko demensia sebesar 30 persen.
Fakta yang mengejutkan adalah terjadi penurunan 40 persen risiko demensia pada orang yang mengalami sleep-maintenance insomnia.
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Gangguan Tidur Saat Pandemi
Para peneliti melihat data satu dekade dari panel longitudinal yang disebut National Health and Aging Trends Study (NHATS). Penelitian ini khususnya dilakukan pada 6.284 orang dewasa yang berusia diatas 65 tahun dan tidak pernah didiagnosis menderita demensia.
Para peneliti melaporkan bahwa sleep-initiation insomnia memiliki risiko demensia sebesar 51 persen lebih tinggi. Untuk yang mengkonsumsi obat tidur menunjukkan peningkatan risiko demensia sebesar 30 persen.
Fakta yang mengejutkan adalah terjadi penurunan 40 persen risiko demensia pada orang yang mengalami sleep-maintenance insomnia.
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Gangguan Tidur Saat Pandemi
Lihat Juga :