Dipentaskan di Chicago, Monolog Cotton Candy Kembali Dapat Apresiasi

Sabtu, 18 Maret 2023 - 23:55 WIB
loading...
Dipentaskan di Chicago,...
Kota Chicago menjadi pemberhentian berikutnya rangkaian tur Indonesia Monologue Night Regina Art di Amerika Serikat. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Kota Chicago menjadi pemberhentian berikutnya rangkaian tur Indonesia Monologue Night Regina Art di Amerika Serikat. Pementasan ini digelar di Indonesian Cultural Center Chicago pada 14 Maret lalu.

Sebagaimana pementasan sebelumnya di Mexico City dan New York, Indonesia Monologue Night Regina Art ini juga mendapat apresiasi dan dukungan.

Ya, pementasan monolog bertajuk Cotton Candy ini memperoleh dukungan penuh dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago, Meri Binsar Simorangkir.

Baca juga: Rose BLACKPINK Masih Belum Bisa Move On dari Jakarta

Acara-acara seperti pementasan teater ini dinilai dapat menjadi sarana diplomasi yang baik dalam mengangkat nama Indonesia ke dunia internasional.

Sang seniman teater, Joane Win kembali mendalami membawakan karakter Lisa dalam lakon Cotton Candy ini dengan sangat baik.

Memerankan sosok Lisa yang merupakan penyintas kekerasan seksual secara mendalam, Joane berhasil membuat sejumlah penoton terbawa hingga menangis terharu saat menyaksikan pertunjukan.

Salah satu penonton asal Indonesia, Alicia Katrina Hartono, yang saat ini tengah melanjutkan studi Manufacturing and Design Engineering di Chicago, memberikan tanggapan positif.

"Ini kali pertama saya menonton monolog yang sangat intens, tema yang diangkat Cotton Candy juga sangat penting mengenai korban kekerasan seksual," puji Alicia dalam keterangan tertulis Regina Art, Sabtu (18/3/2023).

"Dan cara Joane Win dalam mengeksplorasi panggung saat menyampaikan cerita juga sangat efektif. Sebagai orang Indonesia saya ikut bangga," lanjut dia.

Hampir senada dengan Alicia, mahasiswi University of Illinois Chicago, Michelle Tedja mengaku sangat senang dengan akting yang diperlihatkan Joane Win.

"Pesan dan pelajaran yang disampaikan di monolog Cotton Candy sangat kuat, sangat ekpresif. Di Indonesia sering dengar banyak cerita tentang peristiwa kerusuhan saat itu, saya takut, dan mungkin tadi saat menonton saya jadi teringat lagi cerita-cerita itu jadi saya sempat menangis dan pergi keluar untuk menenangkan diri," tutur Michelle, yang juga menjabat sebagai Vice President for Permias Chicago.

Sedangkan jurnalis New York Times dan penulis buku bestseller, Ted C. Fishman menyampaikan bahwa tema monolog Cotton Candy relevan dengan perjuangan para penyintas kekerasan seksual.

"Suatu kehormatan saya dapat diundang ke acara Indonesia Monologue Night ini. Cotton Candy mengangkat tema yang hebat dan berani, Joane Win juga pintar membawakan cerita sehingga dapat menggetarkan hati saya," ungkap Ted C. Fishman, yang pernah menjadi dosen tamu di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Sementara itu, dalam catatan tahunan Komnas Perempuan tahun 2023 terdapat 457.895 kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Indonesia pada 2022. Angka ini menurun dibanding sebelumnya.

Baca juga: 3 Penghargaan Oscar Paling Prestisius, Michelle Yeoh Sabet Best Actress

Sebagai seniman, Joane Win bersama Regina Art ingin mengambil bagian dengan terus menyuarakan tentang korban kekerasan seksual melalui pertunjukan monolog Cotton Candy.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Karya Teater Indonesia...
Karya Teater Indonesia Tembus La Biennale Venezia 2026, Audio Digarap Riccardo Mazzoni
City of Love Perpaduan...
City of Love Perpaduan Musikal dan Sinema yang Menghadirkan Cinta Lebih Bermakna
Hanung Bramantyo Kembali...
Hanung Bramantyo Kembali ke Panggung Teater dengan Drama Musikal Sinematik City of Love
Pagelaran Ketoprak Kisah...
Pagelaran Ketoprak Kisah Heroik Retno Kencana, Simbol Perlawanan Ratu Melawan Portugis Abad ke-16
Balet Si Kabayan, Persembahan...
Balet Si Kabayan, Persembahan Istimewa Marlupi Dance di Usia 70 Tahun
Ruang Cinta Yang Tersisa,...
Ruang Cinta Yang Tersisa, Seni dan Kita di JDC
Tampil di Wanderlust...
Tampil di Wanderlust Festival Mongolia, Talenta Seni Indonesia Perluas Jejaring Global
Cerita Inayah Wahid...
Cerita Inayah Wahid Masuk Sastra Indonesia hingga Aktif di Teater
FESTIVIS Warnai ICSF...
FESTIVIS Warnai ICSF 2025: Forum Gerakan Muda Perdana Berbasis Teater Forum
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Berita Terkini
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved