Pentingnya Mengetahui Langkah Awal Penanganan Korban Kecelakaan

Kamis, 14 September 2023 - 17:07 WIB
loading...
Pentingnya Mengetahui...
Korban kecelakaan merupakan pasien rentan yang harus hati-hati ditangani. Foto/Istimewa
A A A
PURWAKARTA - Korban kecelakaan merupakan pasien rentan yang harus hati-hati ditangani. Ketidaktahuan dalam penanganan korban, bukan tak mungkin, justru akan membuat kondisinya menjadi lebih fatal.

Spesialis Bedah Umum Radjak Hospital Purwakarta dr. Joko Purwito, Sp.B, menjelaskan, pertama kali yang dapat dilakukan saat menemukan pasien trauma kecelakaan di jalan adalah memeriksa kondisi kesadarannya.

“Jika di tempat ada lebih dari satu orang bisa melakukan kerja sama, yakni yang satu melakukan pertolongan dengan menyadarkan pasien, kedua menghubungi pihak rumah sakit,” ujarnya belum lama ini.

Jika pasien sadar dan mampu diajak bicara, maka ia dapat dikatakan aman, namun tetap harus segera dibawa ke pusat layanan terdekat.

“Dalam keadaan tidak sadar ini yang harus diwaspadai. Jangan sampai memindahkan pasien tidak mengetahui kondisinya, terlebih jika dia memiliki trauma di leher. Salah-salah malah pasien keadaannya lebih buruk. Jadi kalau ada pasien yang mengalami cedera servikal (cedera leher) kita harus meminta bantuan orang lain untuk memindahkan pasien dengan hati-hati,” terang dr. Joko Purwito.

Khusus di Radjak Hospital Purwakarta, menurut Spesialis Bedah Umum dr. Jeppri Bangun, Sp.B, kasus yang paling banyak terjadi yakni kecelakaan lalu lintas dengan korban mengalami cedera kepala, patah tulang, cedera dada, sampai cedera saluran kemih.

“Banyak kasus itu yang harus dilakukan pertama kali adalah menghubungi rumah sakit. Kemudian pasien kecelakaan tidak boleh sembarangan dipindahkan dari lokasi kecelakaan. Karena, untuk memindahkan pasien kecelakaan ada prosedur medis, tidak sembarangan sehingga harus dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih,” jelasnya.

Dalam penanganan pasien kecelakaan tentu yang menjadi fokus antara lain permasalahan tulang hingga tindakan operasi. Penanganan ini tentu membutuhkan layanan profesional.

Radjak Hospital Purwakarta memiliki Trauma Center, penanganan medis dengan alat penunjang berteknologi terkini serta dokter-dokter andal berpengalaman, salah satunya pembedahan dengan minimal invasif.

Seperti yang diungkapkan oleh Spesialis Ortopedi Radjak Hospital Purwakarta dr. Boby Harul Priono, Sp.OT., AIFO-K, CIPS, keuntungan minimal invasif bagi pasien, pertama pada saat selesai tindakan, pasien bisa dievaluasi turun derajat nyerinya atau bisa hilang seluruhnya. Kedua, tanpa sayatan. Ketiga, bisa menangani nyeri akut dan nyeri kronik. Keempat, tentunya tanpa operasi.

“Kita susah bilang ke pasien atau orang awam minimal invasif itu apa. Gampangnya kita informasikan ini disuntik karena orang awam pun pasti tahu disuntik,” ujarnya.

Pasien yang mendapatkan layanan minimal invasif tergantung dari tipe nyerinya. Kadang pada pasien satu titik saja, atau satu tindakan saja, tindakan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit selesai.

“Tetapi memang ada beberapa pasien yang mengalami keluhan di beberapa tempat, yang akhirnya banyak yang dilakukan dan bisa memakan waktu hingga satu jam tindakan. Untuk minimal invasif di Radjak Hospital Purwakarta peralatan sudah lengkap. Dari yang minimal invasif yang sifatnya injeksi ataupun radiofrekuensi ablasi (dibakar sarafnya),” terang dr. Boby Harul Priono.

Radjak Hospital Purwakarta merupakan rumah sakit rujukan untuk menangani berbagai masalah kesehatan yang telah bekerja sama dengan lebih dari 250 perusahaan dan 80 asuransi. Rumah sakit yang sebelumnya bernama RS. MH. Thamrin ini, terus berupaya untuk memberikan pelayanan berkualitas yang didukung dengan fasilitas penunjang yang lengkap.

Adapun tiga Pusat Layanan Unggulan Radjak Hospital Purwakarta adalah Trauma Center, Brain & Spine Center, dan Pain Intervention Center.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajah Outdoor Gelar...
Jelajah Outdoor Gelar Wilderness First Aid, Tingkatkan Kompetensi Keselamatan
Hansaplast Perkuat Komitmen...
Hansaplast Perkuat Komitmen untuk Berikan Edukasi tentang Pentingnya Penanganan Luka
5 Mitos dan Fakta Pertolongan...
5 Mitos dan Fakta Pertolongan Pertama, Benarkah Orang yang Serangan Jantung Harus Dibaringkan?
Pertolongan Pertama...
Pertolongan Pertama untuk Korban Mabuk Kecubung, Hindari Efek Keparahan
5 Langkah Pertolongan...
5 Langkah Pertolongan Pertama saat Anak Tenggelam, Belajar dari Kasus Dante
4 Langkah Pertama Menangani...
4 Langkah Pertama Menangani Keselo, Jangan Dipijat
Prajurit Yonif 509 Kostrad...
Prajurit Yonif 509 Kostrad Terjun Langsung Bantu Warga Sugapa yang Menderita Luka Bakar
Gandeng RS MH Thamrin...
Gandeng RS MH Thamrin Cileungsi, De Heus Bekali Karyawan Penanganan Korban Kecelakaan Kerja
Gelar Pelatihan Pertolongan...
Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama dengan MNC Peduli, PMI: Perbanyak Penolong di Masyarakat
Rekomendasi
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Wamenkes Dante Ingatkan...
Wamenkes Dante Ingatkan Ancaman Aging Population, Lansia Indonesia Capai 12 Persen
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved