Kenapa Milenial Sulit Punya Rumah? Ini Alasannya
Jum'at, 15 September 2023 - 22:33 WIB
loading...
Generasi milenial disebut makin sulit untuk memiliki rumah. Padahal, pemerintah telah memberikan sejumlah program yang meringankan masyarakat. Foto/ YouTube.
A
A
A
JAKARTA - Generasi milenial disebut makin sulit untuk memiliki rumah. Padahal, pemerintah telah memberikan sejumlah program untuk meringankan masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk membeli hunian.
Wakil Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik DPD Partai Perindo Kabupaten Bogor, Abdul Hadi, SE mengatakan salah satu alasan milenial tidak memiliki rumah karena mereka memilih untuk membeli kendaraan dibanding membeli rumah.
Baca Juga: Pinkan Mambo Nasihati Michelle Ashley soal Pernikahan: Jangan seperti Saya
“Mindset masyarakat itu yang harus kita ubah,” ujar Abdul Hadi dalam podcast aksi nyata bertajuk ‘Milenial Sulit Punya Rumah, Solusinya Bagaimana’, Jumat (15/9/2023).
Pria yang juga sebagai bacaleg DPRD Kabupaten Bogor Dapil IV Partai Perindo itu menambahkan banyak orang yang merasa tidak mampu beli rumah dan memiliki rumah. Mereka memilih untuk ngontrak.
“Sewa nggak menyelesaikan solusi jangka panjang hanya jangka pendek,” tutur dia.
Hadi memberi contoh membeli rumah berkisar Rp150 juta dengan uang muka 5 persen, bila 5 persen dari Rp150 juta hanya Rp7 juta.
Wakil Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik DPD Partai Perindo Kabupaten Bogor, Abdul Hadi, SE mengatakan salah satu alasan milenial tidak memiliki rumah karena mereka memilih untuk membeli kendaraan dibanding membeli rumah.
Baca Juga: Pinkan Mambo Nasihati Michelle Ashley soal Pernikahan: Jangan seperti Saya
“Mindset masyarakat itu yang harus kita ubah,” ujar Abdul Hadi dalam podcast aksi nyata bertajuk ‘Milenial Sulit Punya Rumah, Solusinya Bagaimana’, Jumat (15/9/2023).
Pria yang juga sebagai bacaleg DPRD Kabupaten Bogor Dapil IV Partai Perindo itu menambahkan banyak orang yang merasa tidak mampu beli rumah dan memiliki rumah. Mereka memilih untuk ngontrak.
“Sewa nggak menyelesaikan solusi jangka panjang hanya jangka pendek,” tutur dia.
Hadi memberi contoh membeli rumah berkisar Rp150 juta dengan uang muka 5 persen, bila 5 persen dari Rp150 juta hanya Rp7 juta.
Lihat Juga :