8 Sayuran Paling Menyehatkan, Kale Ampuh Menurunkan Kolesterol
Sabtu, 30 September 2023 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Wortel sangat serbaguna. Sayuran ini cocok untuk sup, dan memberikan manfaat kesehatan yang besar jika dimakan mentah, hingga dijadikan saus seperti hummus.
![8 Sayuran Paling Menyehatkan, Kale Ampuh Menurunkan Kolesterol]()
Foto/Getty Images
Meskipun tomat secara teknis adalah buah, kebanyakan orang memperlakukannya seperti sayuran dan menggunakannya dalam hidangan gurih. Tomat mentah yang dicincang mengandung 32 kalori, 427 mg kalium, dan 24,7 mg vitamin C.
Tomat mengandung likopen, antioksidan kuat. Penelitian menunjukkan bahwa likopen dapat membantu mencegah kanker prostat, dan beta karoten dalam tomat juga membantu memerangi kanker. Sementara itu, antioksidan kuat lainnya pada tomat, seperti lutein dan zeaxanthin, dapat melindungi penglihatan.
Studi Penyakit Mata Terkait Usia melaporkan bahwa orang yang memiliki asupan makanan tinggi zat-zat ini memiliki 25 persen penurunan risiko degenerasi makula terkait usia. Orang-orang menyukai tomat mentah atau dimasak, dan memasaknya akan melepaskan lebih banyak likopen.
![8 Sayuran Paling Menyehatkan, Kale Ampuh Menurunkan Kolesterol]()
Foto/Getty Images
Paprika merah cincang menyediakan 39 kalori, 190 mg vitamin C, 0,434 mg vitamin B6, folat, dan beta karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Antioksidan dan bahan kimia bioaktif yang ada dalam paprika meliputi asam askorbat, karotenoid, vitamin C, beta karoten, flavonoid, seperti quercetin dan kaempferol
Paprika mudah dimasukkan ke dalam pasta, telur orak-arik, atau salad. Seseorang mungkin juga menikmatinya yang diiris dengan guacamole atau hummus.
![8 Sayuran Paling Menyehatkan, Kale Ampuh Menurunkan Kolesterol]()
Foto/Getty Images
Kembang kol mengandung 27 kalori, banyak vitamin C, vitamin K, dan serat. American Heart Association merekomendasikan makan 25 g serat makanan setiap hari untuk meningkatkan kesehatan jantung dan usus.
Selain itu, kembang kol dan sayuran silangan lainnya mengandung antioksidan yang disebut indole-3-carbinol. Penelitian telah mengaitkan senyawa ini dengan efek melawan kanker pada hewan. Seperti brokoli, kembang kol mengandung senyawa lain yang dapat membantu melawan kanker: sulforaphane.
Kembang kol dapat diolah dengan diblender untuk membuat nasi kembang kol atau mengubahnya menjadi bahan dasar pizza untuk camilan rendah kalori. Orang juga dapat menikmati kembang kol dalam kari atau dipanggang dengan minyak zaitun dan bawang putih.
Baca Juga: Ini Sayuran yang Baik untuk Penderita Bronkitis, Wajib Dikonsumsi Tiap Hari
6. Tomat

Foto/Getty Images
Meskipun tomat secara teknis adalah buah, kebanyakan orang memperlakukannya seperti sayuran dan menggunakannya dalam hidangan gurih. Tomat mentah yang dicincang mengandung 32 kalori, 427 mg kalium, dan 24,7 mg vitamin C.
Tomat mengandung likopen, antioksidan kuat. Penelitian menunjukkan bahwa likopen dapat membantu mencegah kanker prostat, dan beta karoten dalam tomat juga membantu memerangi kanker. Sementara itu, antioksidan kuat lainnya pada tomat, seperti lutein dan zeaxanthin, dapat melindungi penglihatan.
Studi Penyakit Mata Terkait Usia melaporkan bahwa orang yang memiliki asupan makanan tinggi zat-zat ini memiliki 25 persen penurunan risiko degenerasi makula terkait usia. Orang-orang menyukai tomat mentah atau dimasak, dan memasaknya akan melepaskan lebih banyak likopen.
7. Paprika

Foto/Getty Images
Paprika merah cincang menyediakan 39 kalori, 190 mg vitamin C, 0,434 mg vitamin B6, folat, dan beta karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Antioksidan dan bahan kimia bioaktif yang ada dalam paprika meliputi asam askorbat, karotenoid, vitamin C, beta karoten, flavonoid, seperti quercetin dan kaempferol
Paprika mudah dimasukkan ke dalam pasta, telur orak-arik, atau salad. Seseorang mungkin juga menikmatinya yang diiris dengan guacamole atau hummus.
8. Kembang Kol

Foto/Getty Images
Kembang kol mengandung 27 kalori, banyak vitamin C, vitamin K, dan serat. American Heart Association merekomendasikan makan 25 g serat makanan setiap hari untuk meningkatkan kesehatan jantung dan usus.
Selain itu, kembang kol dan sayuran silangan lainnya mengandung antioksidan yang disebut indole-3-carbinol. Penelitian telah mengaitkan senyawa ini dengan efek melawan kanker pada hewan. Seperti brokoli, kembang kol mengandung senyawa lain yang dapat membantu melawan kanker: sulforaphane.
Kembang kol dapat diolah dengan diblender untuk membuat nasi kembang kol atau mengubahnya menjadi bahan dasar pizza untuk camilan rendah kalori. Orang juga dapat menikmati kembang kol dalam kari atau dipanggang dengan minyak zaitun dan bawang putih.
Baca Juga: Ini Sayuran yang Baik untuk Penderita Bronkitis, Wajib Dikonsumsi Tiap Hari
(dra)
Lihat Juga :