Tidur Mengorok Tiap Malam Bisa Berbahaya bagi Kesehatan, Begini Cara Penanganannya
Sabtu, 11 November 2023 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
Penderita OSA sering kali mengalami gasping atau tersedak dan terbangun malam hari yang berakibat tidur tidak pulas.
Gangguan tidur akibat OSA, terang dr. Roni, mengakibatkan penurunan kualitas hidup berupa rasa mengantuk sepanjang hari, konsentrasi yang menurun, rasa lelah dan lesu, sakit kepala, gelisah, hambatan dalam prestasi belajar atau bekerja, dan peningkatan aktivitas sistem saraf simpatis sehingga muncullah penyakit jantung, penyakit metabolik seperti diabetes melitus, ataupun stroke. Bahkan OSA juga dapat mengakibatkan penurunan sex ability.
Pertolongan pertama pada 'pasien' mendengkur adalah memperbaiki jalan napas dengan cara mengubah posisi tidur atau positioning dan segera periksakan diri guna mengetahui penyebab mengorok itu agar dapat dicari cara penanganannya yang tepat.
Untuk mencegah OSA, ujar dr. Roni, maka terapkanlah gaya hidup sehat, makan makanan bergizi seimbang, serta berolahraga teratur 30 menit per hari.
Gangguan tidur akibat OSA, terang dr. Roni, mengakibatkan penurunan kualitas hidup berupa rasa mengantuk sepanjang hari, konsentrasi yang menurun, rasa lelah dan lesu, sakit kepala, gelisah, hambatan dalam prestasi belajar atau bekerja, dan peningkatan aktivitas sistem saraf simpatis sehingga muncullah penyakit jantung, penyakit metabolik seperti diabetes melitus, ataupun stroke. Bahkan OSA juga dapat mengakibatkan penurunan sex ability.
Pertolongan pertama pada 'pasien' mendengkur adalah memperbaiki jalan napas dengan cara mengubah posisi tidur atau positioning dan segera periksakan diri guna mengetahui penyebab mengorok itu agar dapat dicari cara penanganannya yang tepat.
Untuk mencegah OSA, ujar dr. Roni, maka terapkanlah gaya hidup sehat, makan makanan bergizi seimbang, serta berolahraga teratur 30 menit per hari.
(tsa)
Lihat Juga :