alexametrics

Edukasi Cegah Diabetes, Tropicana Slim Gelar Kampanye #BeatDiabetes

loading...
Edukasi Cegah Diabetes, Tropicana Slim Gelar Kampanye #BeatDiabetes
Tropicana Slim menggelar kampanye #BeatDiabetes yang mengajak masyarakat Indonesia meningkatkan kepedulian mencegah dan melawan diabetes. (Dok. Tropicana Slim)
A+ A-
JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia yang jatuh setiap 7 April, Tropicana Slim menggelar kampanye #BeatDiabetes. Kampanye ini mengajak masyarakat Indonesia meningkatkan kepedulian mencegah dan melawan diabetes melalui edukasi mengurangi asupan gula, aktivitas olahraga seperti senam dan cek gula darah.

Tahun ini, #BeatDiabetes dilaksanakan serentak di 21 kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, Medan, Siantar, Padang, Palembang, Lampung, Jambi, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Manado, Denpasar hingga Mataram. Kegiatan ini diikuti lebih dari 18.000 peserta seIndonesia.



Melalui kampanye #BeatDiabetes, Tropicana Slim menggandeng berbagai pihak untuk berpartisipasi. Mulai dari  rumah sakit, praktisi kesehatan, restoran atau kafe, retailer, komunitas kesehatan untuk berperan aktif melalui edukasi dan menyediakan pilihan makanan, minuman yang rendah atau bebas gula sebagai bentuk aksinya memerangi diabetes di Indonesia.

“Kami sangat senang melihat semakin besarnya antusiasme masyarakat Indonesia untuk hidup sehat dan melawan diabates. Melalui kampanye #BeatDiabetes, kami ingin menyatakan komitmen Tropicana Slim untuk terus memerangi penyakit diabetes yang kondisinya di Indonesia sudah semakin mengkhawatirkan. Oleh karena itu, pemeriksaan kadar gula darah sejak dini dan secara rutin penting dilakukan karena penyakit diabetes tidak memiliki gejala pada tahap awal," ungkap Susana, Head of Marketing Tropicana Slim melalui keterangan pers yang diterima Sindonews.

Dengan adanya deteksi dini, para diabetesi (sebutan untuk pasien diabetes) diharapkan dapat memperoleh penanganan sejak awal untuk menghindari timbulnya komplikasi. Selain itu, bagi mereka yang terdeteksi prediabetes juga dapat ditangani segera agar tidak berkembang menjadi diabetes.

Di Jakarta, Tropicana Slim juga mengajak rekan-rekan dokter dari Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Penyakit Dalam, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) untuk memberikan edukasi dan konsultasi kesehatan kepada warga di acara ini. Selain itu, Tropicana Slim juga mengajak restaurant dan cafe untuk berpartisipasi dalam festival makanan dan minuman bebas atau rendah gula.

"Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa konsumsi gula harus dibatasi namun rasa manis tetap dapat dinikmati dengan menggunakan gula Tropicana Slim," harap Susana.

Data terbaru dari IDF Diabetes Atlas, tahun 2017 Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi terbesar, yaitu 10,3 juta orang. Jumlah penderita diabetes diperkirakan akan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Selain itu, dua dari tiga penderita diabetes di Indonesia tidak mengetahui jika menderita diabetes. Diabetes bukan hanya sebagai penyebab kematian nomor 3 di Indonesia setelah stroke dan penyakit jantung koroner, namun juga merupakan salah satu faktor risiko utama dua penyakit tersebut.

"Untuk mencegah dan mengurasi resiko terkena diabetes terdapat dua tip sederhana yang dapat dilakukan, yaitu membatasi asupan kalori sesuai kebutuhan, salah satunya dengan membatasi asupan gula di makanan maupun minuman kita sehari-hari (50 gram atau setara dengan 4 sendok makan per hari) dan aktif berolahraga rutin setiap hari minimal 30 menit," saran Dr. Dante Saksono H. SpPD-KEMD, PhD, Kepala Divisi Metabolik Endokrin Departemen Penyakit Dalam, RSCM-FKUI.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak